Friday, 19 October 2018

Jakarta dan 10 Kota Besar Dunia Lainya Akan Alami Kelangkaan Air Bersih

Senin, 12 Februari 2018 — 13:55 WIB
ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA – Jakarta berada di posisi kelima di antara 11 kota dunia yang paling terancam hadapi kelangkaan air bersih. Sementara Cape Town di Afrika Selatan menjadi kota besar pertama di era modern yang menghadapi ancaman kehabisan air minum ini.

Temuan ini hanya salah satu contoh ekstrim saja dari masalah yang sudah lama diperingatkan oleh para ahli yaitu  kelangkaan air.

Meskipun mencakup sekitar 70% permukaan bumi adalah air, tapi air untuk minum  tidaklah seberlimpah seperti yang dipikirkan orang. Hanya 3% saja yang tergolong air segar.

Lebih dari satu miliar orang tak memiliki akses terhadap air dan 2,7 miliar lainnya mengalami kelangkaan setidaknya satu bulan dalam setahun.

Sebuah survei tahun 2014 terhadap 500 kota terbesar di dunia memperkirakan bahwa satu dari empat kota dunia sedang mengalami masalah air.

Menurut proyeksi yang didukung PBB, pada tahun 2030 nanti kebutuhan akan air tawar dunia akan 40% lebih tinggi dari ketersediaan, akibat perubahan iklim, ulah manusia dan pertumbuhan penduduk.

Karenanya tidak mengherankan, bahwa Cape Town hanyalah puncak gunung es.

Sementara Jakarta adalah kota pesisir. Dan seperti banyak kota pesisir lain, ibu kota Indonesia ini menghadapi ancaman kenaikan permukaan air laut.

Tapi di Jakarta, masalah ini diperparah dengan ulah manusia secara langsung. Karena kurang dari separuh dari 10 juta penduduk yang memiliki akses terhadap air ledeng, terjadi penggalian sumur secara tidak sah.

Praktek ini menguras cadangan kantung air bawah tanah, hampir secara harfiah mengempiskannya.

Akibatnya, menurut perkiraan Bank Dunia, sekitar 40% wilayah Jakarta sekarang ini berada di bawah permukaan laut.

Keadaan di Jakarta lebih buruk, karena  kantung-kantung air itu tidak mengalami pengisian ulang meski turun hujan lebat karena seantero kota penuh beton dan aspal, sehingga lapangan terbuka pun tak bisa menyerap curah hujan.

Sembilan kota lainnya yang kemungkinan besar akan mengalami kehabisan air adalah Sao Paolo-Brazil, Bangalore-India, Beijing-Tiongkok, Kairo-Mesir, Moskow-Rusia, Istambul-Turki, Meksiko-Meksiko, London-Inggris, Tokyo-Jepang dan Miami-Amerika Serikat.(Tri)