Tuesday, 21 August 2018

Lolos dari Maut Tanjakan Emen, Begini Kesaksian Lurah Pisangan

Senin, 12 Februari 2018 — 6:37 WIB
Lurah Pisangan, Idrus saat mengikuti tahlilan pasca pemakaman korban kecelakaan tanjakan Emen. (cw5)

Lurah Pisangan, Idrus saat mengikuti tahlilan pasca pemakaman korban kecelakaan tanjakan Emen. (cw5)

TANGERANG – Idrus, Lurah Pisangan, sebelumnya tidak memiliki firasat apapun. Ia bersemangat mendampingii warganya ke Sari Ater, Bandung.

Menggunakan tiga bus, ia bersama warga yang juga anggota Koperasi Permata mengadakan rapat tahunan di Lembang pada Sabtu (10/2/3018). Namun sepulangnya dari Sari Ater, tepat di Tanjakan Emen, bus mengalami kecelakaan karena rem yang blong.

Idrus mengatakan bahwa dirinya berada di bus 3 sedangkan bus yang mengalami kecelakaan berada cukup jauh di depannya. Awalnya ia tidak menyangka kalau bus yang terguling itu merupakan bagian dari rombongannya.

“Pas kita udah hampir mendekati, kita baru tahu kalo itu rombongan kita,” jelas Lurah Pisangan itu pada Minggu (11/2), di Kantor Kelurahan Pisangan, Ciputat.

Begitu mengetahui bus yang terbalik tersebut rombongannya, para penumpang yang berada satu bus dengan Idrus langsung histeris. Bahkan ada yang pingsan. Akhirnya, bus yang ditumpanginya pun menepi sekitar 30 meter dari TKP.

Idrus menambahkan, meskipun tidak mendapat firasat apapun namun dirinya sempat merasa berat untuk berangkat. “Saya tidak ada firasat. Tapi saya 3 hari sebelumnya merasa berat untuk berangkat, di samping saya banyak program kerja sabtu dan minggu,” ujarnya. Namun karena kader anggota Koperasi Permata sudah mengundangnya, ia pun turut serta dalam acara tahunan tersebut. (cw2/yp)