Monday, 24 September 2018

Dini Hari Itu, Masniyah Berjalan dengan Kepala Berdarah-darah

Senin, 12 Februari 2018 — 17:30 WIB
Lokasi tempat terjadinya penganiayaan hingga menyebabkan seorang balita tewas. (cw3)

Lokasi tempat terjadinya penganiayaan hingga menyebabkan seorang balita tewas. (cw3)

JAKARTA – Dini hari itu, Minggu (11/2/2018), warga Jalan Lewa, Pekayon, Pasra rebo, Jakarta Timur, dibuat kaget. Masniyah berjalan dengan kepala berdarah meminta tolong warga setempat.

Tak ada respon, wanita itu kemudian mengetuk pintu rumah Slamet, warga. Begitu pintu dibuka, Slamet dan istri kaget alang kepalang.

“Siapa nggak kaget, wajahnya penuh darah begitu,” ujar Slamet, warga, Senin ( 12/2/2018). “Saya sampai nggak ngenalin.”

Menurutnya, Masniyah tak banyak bicara. “Dia cuma bilang kena tonjok, kepalanya dipukul pakai tabung gas. Dia minta saya sama istri melihat anaknya, masih hidup apa enggak.”

Sukarni, warga lain, mengatakan saat itu, sekira pukul 02:30. “Darah mengalir dari kepala, menutupi muka sebelah kanan,” ungkapnya.

Menurutnya, usai meminta bantuan Masniyah mengajak warga ke warungnya. Perempuan itu hanya bisa menangis meratapi anaknya yang sudah tak bernyawa di warung itu.

“Dia diobatin warga, cuma dikasih Betadine. Saya ngilu melihat lukanya,” kata Sukarni. “Tapi dia sepertinya sudah tak merasakan sakit, dia lebih sedih melihat anaknya yang sudah meninggal.”

Bocah lelaki 5 tahun itu, anak Masniyah, tewas dibunuh. Nyawanya melayang dicekik pria yang baru saja membeli mi di warungnya.

(Baca: Pembunuh Balita Itu Pelanggan Warung Ibu si Bocah)

Pria itu tengah malam datang ke warung Masniyah minta dibuatkan mi. Ia juga minta menginap di tempat itu.

(Baca: Balita Tewas Dicekik, Ibunya Dihantam Tabung Gas 3 Kg)

Masniyah membuatkan mi namun menolak permintaannya menginap. Usai membuatkan mi, Masniyah yang kelelahan tertidur sedang anaknya bermain bersama pria itu.

Anak itu akhirnya dicekik hingga trwas. Pria itu kemudian mengambil uang dan rokok dari warung itu. Ia marak saat Masniyah memergoki aksinya lalu menghantamkan tabung gas 5 kg ke kepala perempuah itu. Pelaku yang kabur masih dalam pengejaran polisi. (cw3/yp)