Tuesday, 22 May 2018

Kejadian Terekam CCTV

Wanita Muda Ini jadi Korban Pelecehan Seks di Gang Sempit dan Gelap

Senin, 12 Februari 2018 — 21:05 WIB
Di gang sempit dan gelap ini gadis muda usia jadi korban pelecehan

Di gang sempit dan gelap ini gadis muda usia jadi korban pelecehan

JAKARTA – Seorang wanita menjadi korban pelecahan di gang sempit di kawasan RT 008/07, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur. Aksi pelecahan itu terekam kamera CCTV dan berharap pelakunya segera tertangkap.

Dalam aksi yang terjadi elasa (6/2) sekitar pukul 20.25, terlihat jelas aksi pelecahan yang dilakukan seorang pria. Dalam rekaman itu memperlihatkan seorang wanita berinisial DK, 19, tengah berjalan di gang pemukiman warga untuk menuju rumahnya yang hanya berbeda RT.

Saat tengah berjalan, dari belakang korban disergap oleh seorang pria. Di rekaman itu juga terlihat, pelaku sudah mengikut korban sebelum didekap dari belakang. Saat itu, payudara korban langsung diremas pelaku yang membuat korban kaget dan langsung meronta.

Karena didekap dari belakang, DK mencoba untuk berontak. Namun, upaya itu tak bisa dilakukan dan membuat wanita ini tersungkur jatuh. Aksi bergulat pun dilakukan ketika DK mencoba berontak meski pelaku tetap mendekap kurang lebih sekitar 20 detik.

DK pun berteriak. Beruntung, hal itu membuat pelaku melarikan diri ke arah gang ketika ada seorang warga yang melihat kejadian tersebut. Namun, tak ada satu warga yang mencoba mengejar pelaku.

Terkait hal tersebut, Kapolsek Jatinegara, Kompol Supadi membenarkan kejadian tersebut. Dimana dari keterangan korban, saat itu DK akan pergi ke warung dan tiba-tiba dibekap dari belakang. “Korban disekap mukanya oleh pelaku sambil dipegang-pegang payudaranya, karena melawan korban jatuh, dia jatuh karena mempertahankan kehormatannya,” ujar Kapolsek.

Menurutnya, pada saat kejadian, memang kondisi sekitar area sepi sehingga pelaku nekat melakukan aksinya.

Kapolsek mengaku hingga kini pihaknya masih mendalami kasus teresebut untuk mengusut pelakunya. “Karena juga sudah melakukan visum di RS Polri Kramatjati dan masih dalam proses BAP untuk kelengkapan pemeriksaan,” ujarnya.

Hingga kini, kata Kompol Supadi, pihaknya sudah memeriksa tiga orang saksi dalam peristiwa tersebut. Rekaman CCTV dan hasil visum akan jadi modal kuat untuk menjerat pelaku pelecahan seksual. “Petugas masih bergerak, mudah-mudahan kasus ini bisa cepat terungkap,” pungkasnya. (Ifand/b)