Friday, 17 August 2018

Anaknya Rhoma Irama Ini Siap Bertarung di Pilkada Kabupaten Bogor

Selasa, 13 Februari 2018 — 20:00 WIB
Suasana pengundian nomor urut Pilkada Kabupaten Bogor

Suasana pengundian nomor urut Pilkada Kabupaten Bogor

BOGOR – Ficky Rhoma Irama, putera raja dangdut Rhoma Irama siap bertarung pada Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Bogor.

Ficky menjadi calon Wakil Bupati Bogor mendampingi Gunawan Hasan. Pasangan ini maju dari jalur independen.

Saat verifikasi aktual dan melalui pleno KPUD Kabupaten Bogor Senin (12/2/2018) kemarin, pasangan Gunawan-Ficky dinyatakan lolos.

Pasangan ini Selasa (13/2/2018) mengikuti undian nomor urut calon. Dari dua tahapan undian melalui huruf dan akhirnya memilih satu dari lima nomor yang terbungkus rapi dan rahasia, pasangan ini mendapat nomor urut 4.

Gunawan-Ficky optimis memenangkan pertarungam pada pemilu Bupati 27 Juni 2018 .”Target menang. Berjuang itu harus optimis,”katanya.

Ficky mengaku langsung menerima tawaran Gunawan Hasan saat diajak untuk berlaga dalam Pilkada serentak ini.

Pasalnya, ia sudah mengenal baik Gunawan Hasan. Loyalitas, kerja keras dan jujur serta program yang menyentuh rakyat, membuatnya langsung bersedia.

Bahkan semua keluarganya termasuk ayahnya, Rhoma Irama merestui niatnya untuk maju dalam Pilkada Bupati Juni mendatang.

Mantan calon anggota DPR RI ini menegaskan, dirinya ingin mengabdi buat masyarakat Kabupaten Bogor.

Baginya, Bogor bukan daerah yang asing . Ia mengaku, neneknya adalah orang Bogor yang kini tinggal di Cikeas, kampungnya SBY, mantan presiden RI.

Gunawan Hasan, calon Bupati yang berpasangan dengan Ficky mengatakan, visi dan misi nya yang merakyat, membuat anak raja dangdut ini langsung menerima pinangannya.

“Fiky tahu saya dulu pernah maju dalam Pilkada Bupati Bogor berpasangan dengan Akri dan finis di posisi dua. Artinya saya punya massa. Padahal dulu saya dikeroyok 10 partai,”kata Gunawan.

Alasan dirinya memikih Ficky, karena selain anak muda, Ficky juga memiliki leadir ship yang baik. Pernah calon anggota DPR RI,”ujarnya.

Ia menambahkan, fenomena 212 di Jakarta, akan sangat berdampak ke Bogor. Jika dulu dirinya bisa meraih 19 persen atau 362 ribu suara, maka di pilkada ini, ia tinggal mengejar separuhnya lagi, agar bisa menang. (yopi/b)