Wednesday, 25 April 2018

Manjakan Penumpang, PT Transjakarta Siapkan 300 Bus Low Entry

Selasa, 13 Februari 2018 — 22:07 WIB
Bus low entry yang dipesan oleh PT Transjakarta

Bus low entry yang dipesan oleh PT Transjakarta

JAKARTA – Untuk memanjakan pelanggannya, PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) tidak henti-hentinya terus menyediakan pelayanan yang memudahkan dan membuat nyaman pelanggan. Kali ini 300 bus dengan jenis Low Entry disiapkan.

Rencananya, 300 bus Low Entry ini dihadirkan pada Juni 2018 untuk menyambut pagelaran Asian Games. Ratusan bus Low Entry tersebut terdiri dari 101 dengan bodi berbahan alumunium sedangkan 199 bus lainnya menggunakan bahal metal atau steel.

bustrans

Untuk mesin sendiri akan menggunakan produk Mescedes-Benz dan Scania yang akan digarap oleh dua karoseri Nusantara Gemilang di Kudus, Jawa Tengah dan dari Laksana, Semarang, Jawa Tengah. Sebanyak 101 bus yang bodinya berbahan alumunium dipercayakan kepada Nusantara Gemilang sedangkan sisanya dari Laksana.

Direktur Utama Transjakarta, Budi Kaliwono mengatakan bus-bus Low Entry tersebut mengunakan bahan alumunium yang digadang-gadang lebih hemat bahan bakar, tidak banyak perawatan dan bisa menampung lebih banyak penumpang.

“Ada 101 bus low entry yang kami buat di karoseri Nusantara Gemilang. Bus low entry ini kulitnya dari alumunium sehingga busnya lebih ringan,” kata Budi di Nusantara Gemilang, Kudus, Jawa Tengah, Selasa (13/2/2018).

Selain dapat mengangkut 73 orang dengan 37 penumpang berdiri, 34 orang duduk, dan 2 orang menggunakan kursi roda. “Kalau yang kursi roda tidak terpakai space akan bertambah untuk penumpang yang berdiri, jadi masih bisa bertambah,” kata Budi.

Selain itu, interior dalam bus juga akan ditambah untuk memberi kenyamaan penumpang, diantaranya AC yang lebih bagus, tombol pemberitahu jika ada yang akan turun, kaca cembung, dua televisi LCD, beberapa kamera Closed Circuit Television (CCTV), dua jalur untuk masuk penumpang dari depan sopir, dan beberapa alat keselamatan.

“Ada alat pemecah kaca jika darurat, apar, dan dua mesin gate yang memudahkan sopir memantau,” ucap Budi.

Poskotanews.com mendapat kesempatan untuk melihat proses perakitan Bus Transjakarta Low Entry berbahan alumunium di karoseri Nusantara Gemilang, Kudus, Jawa Tengah. Dijelaskan oleh Titus Argarino, staff engginering PT Karoseri Nusantara Gemilang bahwa semula sasis besutan Mercedes-Benz akan lepaskan aksesorisnya dan dilakukan perakitan.

Untuk bahan alumunium sendiri dibuat di Eropa namun diimpor dari Malaysia, setelah datang akan dilakukan perakitan pada bagian kiri, kanan dan atap.

“Setelah sasis yang telah di refeling kita rakit dengan bodi, jadikan satu. Setelah itu baru akan mulai pemasangan rangka bagian depan dan belakang,” kata Titus.

Singkatnya, setelah semua bodi terpasang akan dilakukan pengerjaan pada bagian interior mulai pemasangan, lantai, karpet, kursi dan panel. Kemudian tahap finising akan di cek fungsi elektronik, uji coba jalan dan pemasangan stiker.

“Alumunium ini lebih sedikit pengelasan dan pengeboran, untuk menyatukan kerangka satu dengan lainnya kami gunakan baut. Pengelasan hanya dilakukan pada penyambungan sasis untuk ke bodi,” papar dia sembari sebut untuk bus low entry ini juga mementingkan keselamatan penumpang di mana selain di ada pintu darurat dan alat keselamatan juga ada tuas darurat untuk membuka otomatis semua pintu. (Yendhi/b)