Monday, 19 February 2018

Menaker Dorong Pembentukan Serikat Pekerja

Selasa, 13 Februari 2018 — 7:21 WIB
Menteri Ketenagakerjaan  RI, M. Hanif Dhakiri. (ist)

Menteri Ketenagakerjaan RI, M. Hanif Dhakiri. (ist)

JAKARTA – Menteri Tenaga Kerja (Menaker), Hanif Dhakiri, mendorong pembentukan serikat pekerja saat tidak ada konflik antara manajemen perusahaan dengan pekerja. Pasalnya, SP dibentuk saat konflik terkesan melawan perusahaan.

“Waktu yang bagus membentuk SP saat tidak terjadi konflik pekerja dengan perusahaan,” ujar politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu di Jakarta.  “Waktu itulah perlu diinisiasi guna mengakomodir kepentingan pekerja & pengusaha.”

Dijelaskannya, kekuatan SP terletak dari jumlah yang sedikit karena semakin sedikit jumlah pekerja maka kemampuan perusahaan memenuhi tuntutan pekerja semakin memungkinkan disesuaikan keuangan perusahaan.

Data di Kemenaker menyebutkan pada tahun 2016 jumlah perusahaan yang memiliki Perjanjian Kerja Bersama (PKB) mencapai 13.371 perusahaan. Pada 2017, jumlah tersebut naik menjadi 13.624 perusahaan.
(rinaldi/sir)