Friday, 14 December 2018

Peremas Payudara di Gang Sempit dan Gelap Ini Mengaku Terangsang karena Korban Pakai Daster

Selasa, 13 Februari 2018 — 21:21 WIB
Di gang sempit dan gelap ini gadis muda usia jadi korban pelecehan

Di gang sempit dan gelap ini gadis muda usia jadi korban pelecehan

JAKARTA- Petugas Polsek Jatinegara masih memeriksa tersangka pelaku pelecehan seksual yang terekam kamera CCTV di Cipinang Besar Selatan, Selasa (13/2). Pelaku yang merupakan cleaning service ini mengaku terangsang melihat korban yang melintas di depannya.

Pemuda berinisial R alias K, 22, akhirnya ditangkap polisi atas aksi liarnya yang melakukan pelecehan seksual di gang sempit dan gelap . Petugas kebersihan di Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, diamankan di rumahnya yang hanya berbeda RW dari rumah korban.

Kanit Reskrim Polsek Jatinegara, AKP Sutikno mengatakan, pelaku diamankan setelah pihaknya mendapat identitas pelaku dari rekaman CCTV. “Selasa (13/2) pagi pelaku kami amankan. Sampai saat ini masih dalam pemeriksaan petugas,” katanya, Selasa (13/2).

Saat ditangkap R sempat membatan terlibat pelecehan seks. Namun, setelah dilampirkan bukti, pemuda itu pun pasrah ketika digelandang petugas. “Sejauh ini sudah tidak ada masalah dan semua dapat teratasi,” tambah kanit.

Dari keterangan pelaku ke polisi, R saat itu melakukan aksi nekatnya karena terangsang melihat tubuh korban. Pasalnya, saat itu korban lewat depan dirinya dengan menggunakan daster dan itu membuat birahinya bangkit.

Pasalnya, R yang kala itu duduk di pos ronda, dua kali melihat DK bolak-balik di depannyaa. Wanita yang menggunakan daster sebatas paha itu, membuat R mulai berfikir jorok agar bisa meraihnya. Melihat kondisi gang sepi, pemuda 22 tahun ini langsung beraksi yang melakukan pelecehan terhadap korban.
Mendengar pelaku sudah tertangkap, suami korban Adi Prayitno, 26, tak bisa menahan rasa kesalnya terhadap pelaku yang sengaja melecehkan istrinya berinisial DK. “Baguslah kalau udah ketangkep, berengsek juga itu orang. Minta dihukum sesuai aturan aja bang,” katanya.

Adi menceritakan kejadian berawal saat dia menyuruh istrinya ke warung membeli kerupuk, dari belakang datang pelaku langsung mendekap istrinya. “Saat itu jatuh dia, kepala dijedotin, leher juga dicekik, dada istri saya dipegang-pegang sama pelaku,” terangnya.

Kata Adi istrinya yang melawan membuat pelaku kewalahan, DK mencoba berontak dan teriak minta tolong. Atas teriak itu, membuat warga keluar dan pelaku kabur. DK yang ditolong warga langsung berlari ke rumahnya untuk melaporkan kejadian itu ke suami korban.

Semenjak kejadian pelecehan seksual, Jumat, (9/2), DK enggan keluar rumah karena trauma akibat kejadian itu. Ia pun hingga kini masih terus merayu istrinya agar kemvali beraktivitas seperti biasanya. “Saya juga berharap masalah ini cepat selesai,” pungkasnya. (Ifand/b)