Friday, 17 August 2018

SMI yang Dibilang Norak Menteri Terbaik se-Dunia

Selasa, 13 Februari 2018 — 6:55 WIB
srim

MANTAN Menkeu-nya Gus Dur, Rizal Ramli beberapa hari lalu meledek Menkeu Sri Mulyani Indrawati (SMI) sebagai menteri norak. Tapi ternyata, yang dikatakan norak itu malah ditasbihkan sebagai Menteri Terbaik seluruh dunia. Biar dibilang kampungan, SMI rela pulang kampung buat bantu Presiden Jokowi benahi perekonomian RI.

Kebanyakan orang Indonesia, pengin jadi pejabat penting karena ingin terhortmat dan duit banyak (gaji besar) agar terbebas penyakit ODD (Ora Duwe Duwit). Tapi SMI beda. Dia yang sudah bergaji Rp8,192 miliar setahun di Bank Dunia, mau saja dibujuk Presiden Jokowi untuk menjadi Menteri Keuangan RI yang bergaji hanya sekitar Rp19 juta sebulan atau Rp228 juta setahun. Betapa njomplangnya gaji Direktur Bank Dunia dengan Menteri RI.

Tapi SMI memang bukan tipe manusia gila harta. Dia menjadi menteri bukan karena uang, melainkan ingin mendarma-baktikan ilmunya buat negara. Maka ketika dilantik sebagai Menkeu yang kedua kalinya, 27 Juli 2016, dia sudah siap jadi anggota Pasukan Berani Tekor. Sebab pendapatan dulu yang beryar-yar tinggal jadi berjut-jut.

SMI memang sering mengatakan, “Jangan pernah lelah mencintai negara ini.” Dan orang punya kecintaan pada sesuatu memang harus siap nombok. Mencintai hobi, harus banyak pengeluaran ekstra, mencintai seorang kekasih juga juga harus siap nombok. Dan mencintai negara, ketombokan itu takkan hilang percuma, karena akan bermanfaat bagi bangsa.

Kementerian Keuangan di bawah kendalinya, telah melakukan berbagai upaya reformasi kebijakan demi mendorong kebijakan fiskal menuju pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Reformasi birokasi di Kementerian Keuangan juga sudah membuahkan banyak hasil. Di antaranya lewat Tax Amnesty SMI berhasil beri tambahan pemasukan uang negara Rp135 triliun.

Dunia rupanya mengakui kehebatannya. Maka 11 Februari lalu SMI mendapatkan penghargaan Menteri Terbaik di Dunia (Best Minister in the World Award) di World Government Summit yang diselenggarakan di Dubai, Uni Arab Emirates. Penghargaan tersebut diserahkan oleh pemimpin Dubai, Sheikh Mohammad bin Rashid Al Maktoum.

Menteri yang rela pulang kampung untuk membenahi negeri ini, ternyata sempat dikecam oleh mantan Menkeu Gus Dur, Rizal Ramli (12 Juni – 9 Agustus 2001). Gara-garanya, SMI menyarankan kepada Zaadit, Ketua BEM UI untuk belajar ekonomi makro dulu sebelum berikan kartu kuning pada Presiden Jokowi. Nah, bagi Rizal Ramli yang pernah juga jadi Menko Maritim-nya Jokowi, SMI disebut sebagai norak. –gunarso ts