Saturday, 26 May 2018

Tak Berpagar, SMPN 3 Gantar Sering Disatroni Maling

Selasa, 13 Februari 2018 — 9:57 WIB
Kepala SMPN 3 Gantar, Dede Munajat.

Kepala SMPN 3 Gantar, Dede Munajat.

INDRAMAYU – Bangunan SMPN 3 Gantar  yang  berada dekat kawasan hutan cukup sepi,  sehingga sering   menjadi sasaran penjahat.

Sudah beberapa kali sekolah itu disambangi maling. Salah satu penyebab jadi langganan maling karena sekolah itu belum berpagar keliling.

Akibatnya, maling gampang menerobos masuk ke sekolah dan menuju ke salah satu ruang yang dijadikan tempat menyimpan peralatan elektronik dan barang berharga lainnya. “Ada 4 unit komputer yang dicuri,” ujar Kepala SMPN 3 Gantar, Dede Munajat, Senin (12/2/2018).

Maling masuk ke sekolah itu diperkirakan sekitar pukul 03:30 WIB dengan cara merusak kunci ruang Tata Usaha kemudian  merusak gembok dan mencongkel daun pintu ruang operator.

Setelah ruang operator terbuka, pencuri  menggasak 4 unit komputer yang  terdiri dari 2 CPU merk Wearnes, 2 CPU merk DTM berikut 4 monitor 14 inch Zyrex.  Jumlah  kerugian   mencapai Rp13.200.000.

Aksi pencurian itu dilaporkan salah seorang guru,  Gunawan  ke Polsek Gantar dan diterima petugas piket Brigadir Hendra Sobar Permana.

Setelah menerima laporan itu, Kapolsek Gantar Ipda Saefullah datang ke  SMPN 3 Gantar memeriksa di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tindak kejahatan yang terjadi di sekolah itu menurut catatan polsek  merupakan kejadian yang ke-empat kalinya.

”Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Kapolsek karena cepat tanggap menerima laporan itu,” kata Kepala Sekolah.

Seringnya aksi pencurian di sekolah itu salah satunya disebabkan karena keadaan sekolah masih terbuka,  karena belum berpagar keliling. Pemasangan pagar sekolah hanya pada bagian depannya saja. Sedangkan samping kiri, kanan  dan belakang sekolah belum dipagar sehingga jadi incaran  maling.

Melihat kondisi sekolah yang belum berpagar keliling itu Kepala SMPN 3 Gantar mengajukan proposal bantuan pembuatan pagar sekolah ke Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu. “Mudah-mudahan Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu merespon proposal itu,”  harapnya. (taryani/tri)