Tuesday, 22 May 2018

Bermula dari Kopi, Demo Driver Taksi Online Memanas

Rabu, 14 Februari 2018 — 14:39 WIB
Pendemo memadati kawasan Monas.(cw3)

Pendemo memadati kawasan Monas.(cw3)

JAKARTA – Suasana unjuk rasa pengemudi taksi online di kawasan Monas, Jakarta Pusat, memanas, Rabu (14/2/2018). Namun, polisi cepat meredamnya.

Keributan diawali dari beberapa petugas Satpol PP yang meminta pedagang kopi keliling untuk tak berjualan di trotoar jalan, dekat tempat pendemo beraksi.

“Petugas itu ngusirnya kasar, saya beli kopi juga belum bayar,” ujar satu pendemo jengkel.

“Bicara baik-baik kan bisa, nggak asal usir. Sekarang bagaimana saya bayar, yang jualan udah pergi. Kan kasihan orang cari rezeki,” sambung lainnya.

Sejumlah pendemo yang kesal mendekat ke petugas Satpol PP untuk mengingatkan. Tapi beberapa orang yang terpancing mengejar petugas yang berjalan cepat ke Jalan Medan Merdeka Utara.

Polisi yang menjaga demonstrasi cepat merespon. Mereka membarikade sehingga petugas dan pendemo tak saling berhadapan. Polisi juga meminta pendemo tak terpancing, fokos pada aksinya.

Perlahan, suasana mencair. Pengunjung rasa kembali beraksi. Mereka kembali berorasi bergantian.

Aksi digelar untuk meminta kejelasan pemerintah tentang keberadaan mereka sebagai transportasi berbasis aplikasi. Peraturan Menteri 109 dirasa memberatkan pengemudi. (cw3/yp)