Tuesday, 22 May 2018

Demo Driver Taksi Online Bubar, Tetapi Tetap Tolak PM 108

Rabu, 14 Februari 2018 — 19:24 WIB
demo3

JAKARTA – Demo drive taksi online Rabu (14/2/2018) berakhir damai. Hanya saja akibat demo tersebut beberapa jalan protokol seperti Jalan Thamrin, Jalan Gajah Mada, Jalan Hayamwuruk dan Jalan Merdeka Utara macet total.

Sedangkan Peraturan Menteri 108 tahun 2017 yang mereka gugat agat dibatalkan masih bestatusquo selama masa komunikasi antara perwakilan pihak Aliansi Online Nasional Indonesia (ALIANDO) dengan perwakilan pemerintah.

Eko Sulistio, Deputi IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi, keluar dari Istana Merdeka pukul 16.47 WIB. Eko menyampaikan bahwa ia diutus oleh Kepala Staff Kepresidenan Moeldoko didampangi oleh Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi, Direktur Jenderal Aplikasi Telematika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Bambang Heru Tjahjono, serta Korlantas Polri mendatangi pendemo.

“Dari hasil pertemuan tadi, memang tidak bisa diputuskan hari ini. Yang artinya, kita mengerti apa permasalahannya, karena itu masih membutuhkan pertemuan lintas kelembagaan,” terang pria kelahiran Kendal ini pada demonstran, di Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

Ia menambahkan, permasalahan ini tidak hanya diurus oleh Kementrian Perhubungan saja, namun juga oleh OJK, Organda, dan juga Jasa Raharja. “Sehingga akan dilanjutkan pertemuan-pertemuan yang akan datang paling ga, Senin,” jelasnya.

Mendengar penuturan dari Eko, massa pun heboh dan berseru tidak setuju dengan keputusan tersebut. Kemudian, April Baja, perwakilan ALIANDO mencoba menengahi.

Ia menyetujui pernyataan Eko kalau perlu diadakan pertemuan lanjutan. “Dalam hal ini betul Bapak Eko, kita membutuhkan ruang untuk membebaskan angkutan khusus pada tempat yang benar, maka perwakilan dari pihak kita akan intens melakukan pertemuan yang digagas oleh pihak KSP mulai Senin besok,” kata Baja.

Perwakilan ALIANDO ini juga meminta teman-temannya sepakat menolak PM 108. Forum ini akan melibatkan driver online mendesak pemerintah mencabut PM 108. Tentunya, melalui perwakilan yang sudah ditentukan sebelumnya.
“Jadi dalam bahasa kasarnya begini teman-teman, tidak ada aktivitas 108 untuk angkutan sewa khusus selama dalam masa komunikasi. Setuju temen temen?” Bajar berteriak lantang di hadapan ribuan pendemo.

Kebahagiaan terpancar. Polisi pun meminta demonstran segera mentertibkan kendaraannya yang diparkir di jalan mereka demo. (cw2/b)