Monday, 20 August 2018

Harga Bawang Merah dan Putih Meroket Akibat Cuaca Buruk

Rabu, 14 Februari 2018 — 15:50 WIB
Pedagang bawang (cw4)

Pedagang bawang (cw4)

TANGERANG –  Cuaca buruk dan tak menentu pada paruh awal tahun 2018 ini berdampak pada menurunnya kuantitas beberapa komoditas pertanian. Salah satunya adalah komoditas bawang merah dan bawang putih, sehingga harganyanya melonjak dipasaran.

Kenaikan harga bawang yang cukup signifikan terlihat di Pasar Induk Tanah Tinggi Tangerang. Harga bawang dari berbagai varian mengalami kenaikan, seperti bawang merah kecil naik dari   8000/kg naik menjadi 12.000/kg dan kualitas sedang yang awalnya  12.000/kg menjadi 18.000, sedangkan bawang merah  kualitas super naik dari  18.000/kg menjadi 24.000/kg. Sedangkan bawang putih harganya naik menjadi i  26.000/kg dari harga sebelumnya 20.000/kg.

Jasman (54) pedagang bawang asal Brebes yang berjualan di Pasar Induk Tangerang menjelaskan bahwa harga bawang sepertinya akan terus naik.

“Sepertinya harga ini akan terus naik mas. Kalau di Brebes masih banjir ya akan terus naik bawang, kan barangnya dari sana, “ujarnya.

Sedangkan di tataran eceran,  harga bawang menunjukan harga yang semakin tinggi. Harga bawang kualitas sedang dibandrol dengan harga 22.000/ kg dan untuk kualitas super mencapai 27.000/kg.

Seorang pedagang bawang di pasar Cengkareng Jakarta Barat Yatno (40) menjelaskan jika harga di pasar Induk Tangerang belum turun, ia dan pedagang lain tidak berani menurunkan harga.

“Saya sama Teman -teman ngikutin harga pasar induk aja, kalo naik yaa kita taikin kalo udah turun yaa kembali lagi ke harga semula. Ujarnya seraya berkerja.

Kenaikan harga bawang merah dan bawang putih ini, tentunya dikeluhkan oleh para pedagang kecil dan menengah.  Salah satunya adalah Suhiah (64) yang membuka warung makan Betawi sudah 30 tahun lebih di lingkungan pasar Cengkareng.

Ia dan pedagang lainnya menuturkan jika harga bawang terus naik ia dilema untuk menaikan harga. “Kalau harga bawang naik terus, saya jadi bingung. Kalau harga makanan dinaikkan, kasihan konsumen. Bingung jadinya, karena gak semua pembeli banyak uang,”tutur Suhiah. Suhiah dan kawan pedagang lain berharap harga bawang turun secara perlahan.(Cw4/Tri)