Saturday, 26 May 2018

Kampung di Muaragembong Terisolir Banjir

Rabu, 14 Februari 2018 — 1:29 WIB
SD 03 Pantai Harapanjaya Muaragembong yang masih tergenang banjir. (lina)

SD 03 Pantai Harapanjaya Muaragembong yang masih tergenang banjir. (lina)

BEKASI – Tiga kampung di Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat masih terisolir akibat terendam banjir sejak hampir pekan lalu. Ratusan siswa SD terpaksa diliburkan.

Di Kampung Bagedor dan Kampung Bulak ketinggian airnya mencapai sekitar 70 centimeter, sedangkan di Kampung Bagedor Nambo sekira 30 sentimeter atau setinggi betis.

“Warga yang terdampak ada 1.164 orang,” jelas Kepala Desa Pantai harapan Jaya, Sadam, Selasa (13/2). Warga berharap banjir di desa mereka segera surut sehingga aktivitas kembali normal.

Aktivitas belajar-mengajar di SDN Pantaiharapan Jaya 03 sejak Kamis (8/2) terhenti karena gedung sekolah, rumah guru dan rumah siswa terendam.

Bupati Bekasi Neneng Yasin, menjelaskan, banjir di sekolah tersebut hari ini (Selasa) sebenarnya sudah surut tapi rumah warga masih terendam.

Budi, seorang siswa mengaku ia ingin cepat sekolah.”Pengen cepet sekolah tapi masih banjir,” ucap dia.

Kapolsek Muaragembong, AKP Sumantri mengatakan kegiatan belajar mengajar di SDN Pantaiharapan Jaya 03 masih belum berjalan walau banjir tinggal menggenangi halaman sekolah. “Ruang kelasnya belum bisa ditempati. Meski sudah surut,” tukas Sumantri. (lina/bu/ird)