Saturday, 26 May 2018

Kena OTT KPK, Bupati Imas Baru Saja Dapat Nomor Urut 2 Pilbup Subang

Rabu, 14 Februari 2018 — 12:51 WIB
Bupati Subang, Imas Aryumningsih

Bupati Subang, Imas Aryumningsih

JAKARTA – Bupati Subang, Imas Aryumningsih turut dijaring bersama tujuh orang lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (13/2/2018) malam. Di sisi lain, Imas berniat melanjutkan jabatannya dengan mengikuti Pemilihan Bupati (Pilbup) Subang 2018.

Dalam Pilbup Subang tahun ini, Imas menggandeng perwira Angkatan Udara, Kolonel Sutarno. Pasangan yang diusung oleh Golkar dan PKB ini pun sudah ditetapkan sebagai calon Bupati Subang 2018.

Pilbup Subang 2018 sendiri diikuti tiga pasangan calon. Selain Imas-Sutarno, pasangan lainnya adalah H. Ruhimat-Agus Maskur, dan Dedi Junaedi-Budi Setiadi.

Semalam, ketiga paslon itu baru saja mengikuti pengundian nomor urut. Pasangan Imas-Sutarno mendapat nomor urut 2, Ruhimat-Agus Maskur 1, dan Dedi Junaedi-Budi Setiadi nomor 3.

Ironisnya, tak lama setelah pengundian nomor urut, Imas terjaring dalam OTT KPK. Ia selanjutnya diamankan ke Gedung KPK, di Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, bersama tujuh orang lainnya.

“Dari kegiatan tadi malam, diamankan delapan orang, termasuk kepala daerah di Subang, kurir, swasta dan unsur pegawai setempat,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, melalui pesan singkat, Rabu (14/2/2018) pagi.

Febri melanjutkan, OTT dijalankan karena diduga ada transaksi terkait perizinan kewenangan.

“Tim mengamankan sejumlah uang,” imbuhnya.

Saat ini, kedelapan orang itu, termasuk Imas masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung KPK. Lembaga antirasuah memiliki waktu maksimal 24 jam untuk menentukan status hukum Imas dan tujuh orang lainnya yang diamankan tersebut. (yulian/yp)