Saturday, 17 February 2018

Mufidah Jusuf Kalla Minta Ada Regenasi Perajin di Indonesia

Rabu, 14 Februari 2018 — 12:21 WIB
Hj. Mufidah Jusuf Kalla Tinjau Kerajinan di Banten.(haryono)

Hj. Mufidah Jusuf Kalla Tinjau Kerajinan di Banten.(haryono)

SERANG – Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Mufidah Jusuf Kalla mengatakan jumlah pengrajin di Indonesia semakin berkurang.

Pernyataan itu diungkapkan istri Wakil Presiden Jauf Kalla saat mengunjungi Dewan Kesenian Daerah (Dekranasda) Provinsi Banten, Rabu (14/2/2018).

“Jumlah pengrajin disemua daerah semakin berkurang, karena itu saya berharap Dekranasda perlu memikirkan cara regenerasi pengrajin,” ujar Mufidah saat menyampaikan sambutannya, Rabu (14/2/2018).

Salah satu upaya agar regenerasi pengrajin bisa terwujud, menurutnya perlu ada jurusan kerajinan daerah di setiap sekolah menengah kejuruan (SMK) di Banten.

“Regenerasi pengrajin perlu ada agar kerajinan daerah bisa tetap ada.  Karena, melalui kerajinan itu kearifan lokal suatu daerah bisa tetap ada,” ungkapnya.

Selain meregenerasi pengrajin, menurut Mufidah, perlu ada upaya pemberdayaan pengrajin serta peningkatan kapasitas serta pola pemasaran produk-produk kerajinan.

Saat ini, sedang gencar sistem pemasaran daring atau online. “Karena itu, Dekranasda Banten diharapkan bisa memfasilitasi para pengrajin sehingga produknya bisa bersaing dan mendunia,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Banten Niniek Wahidi Halim menjelaskan, potensi kerajinan Banten sangat besar. Banten mempunyai batik yang sudah terkenal, yaitu Batik Banten, selain itu Banten pun mempunyai batu akik kalimaya yang bisa dikreasikan dan memiliki nilai ekonomi tinggi.

Namun diakui Niniek, masih perlu peningkatan sejumlah hal agar potensi itu bisa dioptimalkan sehingga apa yang diharapkan oleh Mufidah bisa terwujud.

“Dengan kehadiran ibu Ketua Dekranas menjadi tambahan semangat bagi kami, dan kehadiran ibu ketua di tengah-tengah kita bukti kecintaannyakepada Banten,” katanya. (haryono/tri)