Sunday, 21 October 2018

Pasangan JR Saragih-Ance Resmi Gugat KPU Sumut ke Bawaslu

Rabu, 14 Februari 2018 — 19:41 WIB
Gugat KPU Sumut, tim JR Saragih-Ance Selian mendatangi Kantor Bawaslu Sumut.

Gugat KPU Sumut, tim JR Saragih-Ance Selian mendatangi Kantor Bawaslu Sumut.

MEDAN – Pasangan Jopinus Ramli (JR) Saragih-Ance Selian resmi menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Utara, Rabu (14/2).

Berkas gugatan JR-Ance diantarkan langsung sejumlah kuasa hukumnya ke Kantor Bawaslu Sumut di Jalan Adam Malik, Medan.

Kuasa hukum JR-Ance, Jonni Silitonga menyebutkan, inti dari gugatan yang mereka sampaikan terkait keputusan KPU yang melanggar undang-undang. Dimana berdasarkan ketentuan perundang-undangan sebenarnya berkas yang diajukan JR-Ance memenuhi syarat sehingga harusnya diloloskan dalam pencalonan.

“Pertama saya mau sebutkan bahwa kita mengajukan permohonan kepada Bawaslu, bahwa dalam keputusan yang disampaikan oleh KPU Sumatera Utara, kita anggap melanggar undang-undang. Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 45, disebutkan bahwa untuk mendaftar digunakan ijazah terakhir. Pada konteks itu, klient kita mengajukan mulai dari ijazah SMA, S1, S2 dan S3. Dengan demikian sebenarnya syarat itu dipenuhi,” ungkapnya kepada wartawan.

Jonni mengaku, pihaknya optimis Bawaslu akan memenangkan klien mereka dalam sengketa tersebut. Mereka juga akan menghadirkan sejumlah saksi ahli untuk membuktikan keyakinan tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, berkas pencalonan JR-Ance dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh KPU setelah mereka melakukan penelitian terhadap berkas pencalonan yang diajukan pasangan JR-Ance. Berkas yang membuat JR-Ance tidak memenuhi syarat itu adalah fotokopi ijasah terlegalisir dari SMA Swasta Iklas Prasasti Jakarta milik JR Saragih.

Di mana berdasarkan surat keterangan yang ditandatangani Plh Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta, bahwa fotokopi legalisir atas ijasah JR itu tidak pernah mereka terbitkan.

Di sisi lain, JR beserta Partai Demokrat mengaku sudah memiliki surat lain yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta saat ini, yang menyebutkan bahwa ijasah JR Saragih, merupakan ijazah asli yang pernah mereka terbitkan. (samosir/b)