Tuesday, 23 October 2018

Foto dan Rekaman Jadi Bukti

Sstt…Ahok Sudah Pernah Ketemu JT Selingkuhan Isterinya

Rabu, 14 Februari 2018 — 13:05 WIB
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bersama istrinya, Veronica Tan. (ikbal)

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bersama istrinya, Veronica Tan. (ikbal)

JAKARTA –  Foto dan rekaman bukti pertemuan Ahok dengan JT  yang diduga sebagai selingkuhan isterinya menjadi bukti yang menguatkan gugatan cerai kliennya di Pengadilan.

Hal tersebut diungkapkan Kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Fifi Lety Indra usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rabu (14/2/2018).

Pada sidang lanjutan Rabu depan (21/2/2014),  lanjut Fifi, pihaknya akan mengajukan dan  membuka  bukti-bukti lain untuk menguatkan gugatan cerai yang diajukan kliennya.

(Baca: Ketua Majelis Hakim Tak Hadir, Sidang Cerai Ahok Ditunda)

 

“Dengan adanya bukti ini,  itu kan sudah pasti menunjukkan bahwa kita tidak mengarang,  ini memang kejadiannya ada, fakta. Kejadiannya di 2016 jadi ini clear,  buktinya  ada semua,” tutur Fifi.

Diketahui Ahok bersama putra sulungnya, Nicholas Sean Purmama sempat menemui JT saat menemani istrinya melahirkan di sebuah rumah sakit.

Kedatangan Ahok untuk meminta JT agar menjauhi Veronica Tan, namun JT menolak permintaan Ahok itu. Kejadian tersebut berlangsung pada Agustus 2016 silam saat Ahok masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

(BacaKeluarga Ungkap Kemauan Ahok Sebelum Sidang Cerai)

Sementara itu, kuasa hukum Ahok yang lain, Josefina Agatha Syukur menambahkan pihaknya juga memiliki bukti lain selain rekaman dan foto saat kliennya menemui JT. Josefina mengungkapkan bukti lain tersebut berupa screenshoot yang menunjukkan adanya hubungan antara JT dengan Vero.

“Ada surat dan rekaman, (screeshoot) ada semua. Ada banyak lah, kita ada sekitar belasan bukti,” imbuh Josefina.

Pengadilan Negeri Jakarta Utara kembali menunda sidang gugatan cerai Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terhadap istrinya Veronica Tan, Rabu (14/2/2018) di PN Jakarta Utara, karena Ketua Majelis Hakim, Sutaji berhalangan hadir. Sidang dengan agenda pembuktian gugatan akan digelar pada Rabu (21/2/2018) mendatang. (ikbal/tri)