Sunday, 25 February 2018

Suami-Istri Penyelenggara Arisan Online jadi Tersangka

Rabu, 14 Februari 2018 — 16:26 WIB
Pelaku saat diperiksa di Kapolrestro Bekasi. (Facebook akun Juliana Simamora)

Pelaku saat diperiksa di Kapolrestro Bekasi. (Facebook akun Juliana Simamora)

BEKASI -Polrestro Kabupaten Bekasi menetapkan suami-istri penyelenggara Arisan Online Mama Yona sebagai tersangka, Rabu (14/2/2018).

Polisi menetapkan Desy Chrisna Sitanggang dan Yuki Rumampea jadi tersangka setelah melakukan penyelidikan selama Selasa kemarin kemudian gelar perkara dan naik menjadi sidik.

Kepala Satuan Reskrim AKBP Rizal Mario mengatakan kasus arisan online ini termasuk dalam penipuan TPPI (tindak pidana pencucian uang). “Dalam kasus penipuannya TPPU masalah UU ITE-nya, penipuan online, itu berproses,” jelasnya.

Pada arisan online itu kata Rizal ada 3.000 anggota grup di Facebook Mama Yona. Namun lanjut Rizal yang aktif atau ikut arisan mencapai 300 sampai 600 orang.

Mama Yona tidak beraksi seorang diri. Mereka merekrut operator untuk mengurus arisan online itu.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Rizal Marito menjelaskan, Desy Sitanggang memiliki staf, tetapi tak semuanya pernah ia temui. “Stafnya online juga. Ada yang pernah bertatap muka sekali,” ujarnya.

Polisi masih menyidiki kasus itu. Pelapor masih berdatangan ke Mapolres Metro Bekasi di Cikarang Utara.

Dari puluhan korban yang telah melapor, polisi mencatat total kerugian mencapai Rp800 juta. Peserta arisan banyak yang berasal dari luar Bekasi, seperti Jakarta, Pekalongan dan lainnya.

“Informasi dari peserta total uang sampai Rp15 miliar. Dari peserta yang sudah laporkan ke kita, total Rp800 juta,” tutup Rizal. (lina/b)