Monday, 12 November 2018

Kok, Nggak Kapok-kapok?

Senin, 19 Februari 2018 — 6:28 WIB
omng

“ HALO, apa kabar, baik? Syukurlah.Oh, nggak baik? Kenapa? Ketangkap OTT oleh KPK? Hemm, saya kira itu para pimpinan daerah sudah pada insyaf. Ya, memang sudah dasarnya nggak amanah, hanya memikirkan kepentingan perut sendiri, mengeruk kekayaan. Jadinya ya nggak pada kapok, nggak tahu malu. Masa korupsi kok sambung menyambung, sih? “ ujar seorang sahabat yang menelepon Bang Jalil, hari itu.

Bang Jalil hanya mengiyakan saja. Ya, mau ngomong apa? Bisa ikut ngotot sampai urat lehernya keluar juga nggak ada gunanya. Buktinya, itu para koruptor sudah dipertontonkan, diadili dibui, tapi nggak ada kapoknya. Malah ada yang mengulangi. Lagi dan lagi.

“ Harus diapain ya,Pak, itu koruptor biar kapok?” Tanya sang istri Bang Jalil.

“ Ya,nggak tahu,Bu, kayaknya biar dihukum mati, kalau dasarnya bandel, ya bandel!”

“ Kalau sudah masuk liang lahat baru kapok ya,Pak?” kata sang istri,dan katanya lagi,” Itu para artis ketangkep lagi pada nyabu?”

“Nggak tahulah, pusing!” kata Bang Jalil.

“ Bapak pusing belum nyabu kali?” seloroh sang istri.

“ Jangan ngomong sembarangan!” kata Bang Jalil.

“ Nyabu, nyarap bubur Pak ,” ujar sang istri sambil tertawa,” Udeh,mana uang belanja?” kata sang istri.

“ Tiap hari uang belanja melulu,” kata Bang Jalil.

“ Makanya jadi bupati, Ibu nggak perlu minta uang Bapak. Ibu mau cari komisi sendiri dari proyek atau izin ini izin itu? Beres kan?”

“ Mau kena OTT petugas KPK?” kata Bang Jalil, sambil nyengir. -massoes