Sunday, 15 September 2019

Soal Permintaan Maaf Maruarar, Anies : Nanti Saya Komunikasikan Langsung

Senin, 19 Februari 2018 — 19:21 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (ikbal)

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (ikbal)

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku akan berkomunikasi secara personal dengan Ketua SC Piala Presiden Maruarar Sirait terkait insiden pelarangan dirinya mendampingi Presiden Joko Widodo saat penyerahan Piala Presiden kepada Persija Jakarta.

Hal ini diungkapkan Anies di Balaikora usai Ara, sapaan akrab Maruarar menyampaikan permohonan maaf terbuka di depan media. “Nanti saya komunikasi langsung (dengan Maruarar),” katanya di Balaikota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (19/2/2018).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyatakan tidak mengetahui latar belakang pelarangan yang dilakukan Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres). Anies mengatakan cukup bahagia bisa melihat tim kebanggaan ibukota Persija Jakarta memenangi turnamen pra musim itu.

“Jangan tanya saya, saya gak tau. Saya bahagia bisa ketemu Persija lengkap. Saya senang, bahagia Persija menang,” tandasnya.

Meski tidak turut dalam seremoni penyerahan tropi juara bersama Presiden Joko Widodo dan sejumlah pejabat negara, Anies sempat turun ke lapangan untuk memberi selamat kepada pemain Persija. Persija memenangi laga final Piala Presiden setelah mengkandaskan perlawanan Bali United dengan skor telak 3-0, Sabtu (17/2/2018).

Keesokan harinya, Minggu (18/2/2018) mantan Rektor Universitas Paramadina itu juga menyambut para pemain Persija di Balaikota Jakarta. Setelah para pemain dan tropi Piala Presiden diarak dari Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menuju kantor Gubernur.

Atas insiden tersebut Maruarar yang juga politisi PDI Perjuangan menyampaikan permohonan maaf kepada Anies Baswedan. Ara mengaku insiden tersebut merupakan tanggungjawabnya sebagai ketua panitia. (ikbal/b)