Tuesday, 13 November 2018

TKW Kembali Tewas di Malaysia, Diduga Dianiaya Majikan

Senin, 19 Februari 2018 — 15:58 WIB
Mendiang Adelina saat ditemukan sedang duduk bersandar dengan kondisi lemah.(Ist)

Mendiang Adelina saat ditemukan sedang duduk bersandar dengan kondisi lemah.(Ist)

JAKARTA – Kejahatan terhadap kemanusiaan oleh majikan terhadap pekerjanya kembali terulang di Malaysia. Kematian mengenaskan perempuan asal Manggarai, NTT, itu menyusul TKW Adelina Solau, korban penyiksaan serupa.

Nyaris serupa Adelina, Stanis Meo diduga disiram cairan gas beracun dan tewas dalam perawatan Rumah Sakit (RS) Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia, Senin (19/2/2018) pagi.

Kematian tenaga Kerja Indonesia yang sudah bekerja di negeri jiran sejak 2003 itu masih diselidiki kepolisian setempat.

“Semula polisi tidak tahu nama korban dengan alasan korban tidak memiliki copy paspor sementara nama yang tertulis dalam Permit (kunjungan) tidak jelas terbaca namanya,” ujar Nyong Wejak, TKI asal Lembata, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), didampingi Petrus Kumanireng, Andreas Kopong dari Adonara dan Yuliana, guru SMP Lahaddatu, Sabah, serta beberapa imam katolik utusan Keuskupan Larantuka, NTT, Senin (19/2/2018).

Kematian TKW Stanis Meo menambah panjang korban tewas pekerja migran asal Indonesia di Malaysia. Korban yang menyusul Adelina Lisao, menjadi 67 orang tewas pekerja migran di Malaysia sepanjang tahun 2017.
(rinaldi/sir)