Wednesday, 14 November 2018

Komisi V DPR RI: Waskita Dominasi Kasus Kecelakaan Kerja di Proyek Infrastruktur

Selasa, 20 Februari 2018 — 14:29 WIB
Kecelakaan kerja di Tol Becakayu.(Rihadin)

Kecelakaan kerja di Tol Becakayu.(Rihadin)

JAKARTA –  Komisi V DPR RI soroti  Kinerja PT Waskita Karya (Persero) Tbk dalam menggarap sejumlah proyek infrastruktur pemerintah.

“Kami telah melakukan rapat kerja dan membahas masalah dimaksud. Pemerintah seperti sedang kebut-kebutan menyelesaikan beberapa proyek nasional. Namun, di satu sisi justru mengorbankan keselamatan kerja. Waskita mendominasi kasus kecelakaan kerja yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir,”  kata Ketua Komisi V DPR Fary Francis, saat dihubungi, Selasa (20/2/2018).

Fary mengatakan, dalam rapat kerja di Komisi V DPR dua pekan lalu, pihaknya telah memanggil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono serta direksi BUMN kekaryaan.

Salah satu poin yang dibahas yaitu mendominasinya BUMN kekaryaan termasuk Waskita, menggarap proyek strategis nasional (PSN).

“Persoalannya, Waskita tak hanya menggarap proyek pemerintah, tetapi juga proyek lain yang berasal dari swasta. Kami mengingatkan, jangan karena banyak kerja di luar pemerintah, kemudian pekerjaan pemerintah yang mereka anggap sedikit ini diabaikan keselamatannya,” katanya.

(Baca : Dentuman Keras Terdengar Saat Bekisting Pierhead Tol Becakayu Roboh)

Fary mengatakan, Komisi V dalam waktu dekat juga berencana membentuk panitia kerja (panja) terkait keselamatan kerja proyek infrastruktur. Panitia ini nantinya akan mendalami sejumlah kasus kecelakaan kerja yang terjadi, serta sanksi yang telah dijatuhkan terhadap penyedia jasa konstruksi.

“Dalam catatan Komisi V, sampai saat ini ada 5 kejadian kecelakaan proyek Waskita. Yang terbaru pagi tadi yakni robohnya bekesting pearhead proyek tol Becakayu yang menimpa 7 pekerja. Sebelumnya, terjadi juga longsoran di terowongan bandara Soekarno Hatta. Atas semua ini Waskita harus bertanggung jawab. Jangan gara-gara kejar tayang, nyawa pekerja melayang,” tutupnya. (rizal/tri)