Sunday, 18 November 2018

Kecelakaan Kerja Tol Becakayu

Pengawas Lapangan PT Waskita dan Lima Saksi Lainnya Diperiksa Polisi

Selasa, 20 Februari 2018 — 8:52 WIB
Tiang pancang becakayu yang ambruk dipasangi garis polisi.(Cw2)

Tiang pancang becakayu yang ambruk dipasangi garis polisi.(Cw2)

 JAKARTA –  Polres Jakarta Timur melakukan olah tempat kejadian perkara kecelakaan kerja jatuhnya glider Tol Becakayu  dekat Pintu Tol Kebon Nanas, Jakarta Timur, Selasa (20/2/2018).

“Puslabfor tengah olah TKP dilokasi kejadian kecelakaan kerja saat ini,” kata Kapolres Jakarta Timur, Kombes Yoyon Tony Surya Putra, saat ditemui dilokasi.

Menurut Tony, dugaan sementara, kemungkinan ada unsur SOP (Standar Operation)  yang tidak dilaksanakan. Namun hingga kini masih didalami lebih lanjut.

Saat ini, lanjutnya,  pihak Waskita selaku pengembang dari proyek tol Becakayu juga sedang diperiksa oleh  petugas Polres Jakarta Timur.

(Baca :  Tujuh Orang Terluka dan Satu Diantaranya Kritis di Kecelakaan Kerja Tol Becakayu)

“Dari pihak Waskita sudah kita lakukan pemeriksaan.  Ada sekitar  6 orang saksi yang kita tanyai, yaitu pengawas proyek dan yang melihat kejadiaan,” ujarnya.

Empat dari 6 orang saksi  tersebut merupakan pekerja yang berada di lapangan.

Seperti diketahui, Selasa dini hari tiang pancang pada proyek jalan tol Bacakayu roboh dan menimpa 7 pekerja.

Salah satu di antaranya mengalami luka di kepala dan masih menjalani perawatan di RS Polri. Sedangkan 6 lainnya di rawat di RS UKI.

“Enam orang yang  luka luka tidak terlalu berat namun satu agak berat , karena luka di kepala dan sudah di rujuk RS Polri kramat jati,” pungkas  Kombes Yoyon. (Cw2/tri)