Monday, 18 June 2018

Minta Maaf Pada Korban dan Keluarga

Waskita : Bukan Tiang Pancang yang Jatuh, Tapi Cetakan Pengecoran Beton Pierhead

Selasa, 20 Februari 2018 — 11:58 WIB
Kepala Divisi III PT. Waskita Karya beri(Persero) Tbk, Dono Parwoto  beri penjelasan pada awak media.(Cw1)

Kepala Divisi III PT. Waskita Karya beri(Persero) Tbk, Dono Parwoto beri penjelasan pada awak media.(Cw1)

JAKARTA –   Kepala Divisi III PT. Waskita Karya (Persero) Tbk, Dono Parwoto menyampaikan permintaan maafnya dan berempati kepada korban beserta keluarganya atas kecelakaan kerja yang terjadi di  proyek tol Becakayu pagi tadi.

Dono menjelaskan kecelakaan terjadi pada Selasa (20/2/2018) pagi sekitar pukul 03.00 WIB, saat pekerja melakukan pengecoran beton. Saat itulah  pierhead dan bekisting merosot jatuh.

“Kami ingin meluruskan pemberitaan bahwa bukan tiang pancang/tiang penyangga yang jatuh namun bekisting pierhead (cetakan untuk pengecoran beton pierhead) yang jatuh.” ujarnya dalam keterangan persnya di Kantor Proyek tol Becakayu.

(Baca : Waskita Bertanggungjawab Atas Kecelakaan di Tol Becakayu)

Mengenai kejadian ini, PT. Waskita telah melakukan evakuasi terhadap 7 korban pekerja yang terluka dan sudah dilakukan penanganan di RS UKI dan RS Polri.

“Pihak Manajemen sangat menyesal atas kejadian ini dan untuk penanganan terhadap korban telah dilakukan” tutup Kepala Divisi III PT. Waskita Karya (Persero) Tbk.

Dalam Konferensi Pers tersebut juga dihadiri oleh Direktur Operasi II PT. Waskita Karya (Persero) Tbk, N. Wirya Adnyana, Kepala Divisi III PT. Waskita Karya (Persero) Tbk, Dono Parwoto, dan Ahli K3 Kementerian PUPR, Sri Handono.(Cw1)