Wednesday, 14 November 2018

Harga Saham PT Waskita Karya (Persero) Melemah, Pasca Robohnya Pierhead Tol Becakayu

Rabu, 21 Februari 2018 — 11:31 WIB
Ilustrasi (Ist)

Ilustrasi (Ist)

 JAKARTA – Robohnya pier head Proyek Tol Becakayu (Bekasi Cawang Kampung Melayu)  membuat harga saham PT Waskita Karya (Persero) sempat melemah dan bisa menjadi sentimen negatif bagi kinerja perusahaan.

Berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham perusahaan dengan kode WSKT ini sempat menyentuh Rp3.060 per lembar pada 9.30 WIB, atau turun 1,6 persen dari Rp3.110 pada penutupan kemarin.

Dilansir CNN, Kepala Riset Ekuator Swarna Sekuritas David Sutyanto mengatakan Waskita Karya memperoleh kontrak dari pemerintah paling banyak untuk berbagai proyek. Ia menilai terdapat kemungkinan proyek yang dikejar waktu tidak diimbangi dengan sumber daya manusia (SDM) yang memadai dan siap.

“Waskita memang paling banyak ya dapet proyek pemerintah. Apalagi diharapkan bisa rampung cepat. Mungkin ada kendala SDM soal kapasitas produksi dan penyelesaian,” ujarnya, Selasa (20/2/2018).

Ia menambahkan, karena kecelakaan yang terjadi bukanlah merupakan yang pertama, maka Waskita Karya berpotensi memperoleh sentimen negatif. David menyatakan saham perusahaan berpotensi mengalami pelemahan lanjutan pekan ini.

“Sentimen untuk Waskita Karya mungkin akan ada koreksi ya ke Rp2.800 per lembar,” imbuhnya.

Namun, ia mengimbau para investor untuk melihat sentimen ini secara keseluruhan. David menilai ada beberapa parameter untuk melihat seberapa baik perusahaan konstruksi beroperasi.

“Jangan melihat dari parameter tertentu. Melihat keseluruhan, bukan hanya masalah kecelakaan kerja. Waskita ini berapa besar ketepatan penyelesaian proyeknya atau on time delivery. Sentimen buruk mungkin saja ada. Tapi kita harus melihat lebih dalam lagi untuk jangka panjang,” katanya. (Tri)

 

 

 

 

 

J