Wednesday, 19 September 2018

Love Bird Jadi Primadona Pecinta Burung

Jumat, 23 Februari 2018 — 12:38 WIB
Love Bird Primadona para pecinta burung. (cw4)

Love Bird Primadona para pecinta burung. (cw4)

JAKARTA – Sedari dulu burung menjadi salah satu binatang peliharaan kegemaran masyarakat Indonesia. Entah untuk hiburan, perlombaan maupun keberuntungan, penggemar burung biasanya rela merogoh kocek dalam-dalam demi mendapat burung sesuai keinginan.

Saat ini, perhatian para pecinta burung tertuju pada burung mungil nan cantik yang biasa disebut Love Bird. Burung paruh bengkok ini, sedang jadi primadona dan naik daun di pasaran. Hal ini terlihat di sentra Pasar Burung Pramuka, Jakarta Timur, banyak orang berdatangan untuk melihat berbagai jenis dan warna Love Bird yang dijajakan di sana.

Untuk menemukan burung yang cocok dan merupakan bibit unggul, biasanya calon pembeli akan melakukan pengamatan terlebih dahulu. Menurut para pecinta burung jenis ini, kemudahan pemeliharaan dan harga jual yang tinggi dari Love Bird membuat mereka menyukainya.

“Saya udah ada enam pasang di rumah. Ada yang ijo standar, ada yang blorok,” ujar warga Depok, Konde (25) yang ditemui di Pasar Pramuka, Jumat (23/2/2018). “Memelihara burung ini gak susah. Dia sekali bertelur bisa lima bisa enam. Udah gitu harganya mahal,” ungkapnya.

LOVE BIRD2

Pembeli tengah mengamati Love Bird yang dijajakan di Pasar Burung Pramuka, Jakarta Timur. (cw4)

Berbeda dengan Konde, Saaman (55) warga Babelan Bekasi ini sengaja mendatangi Pasar Pramuka sejak pagi, untuk mencari bibit dan menantang para pecinta Love Bird . Ia mengaku, mengoleksi Love Bird untuk diperlombakan.

“Saya di rumah ada de green sama Blue Ice Ama pahio. Kemaren saya ikut lomba di Bekasi, tiga kali dapat juara satu semua,” ucapnya bangga. Ia megaku, mendapat penawaran hingga Rp20 juta untuk seekor burung miliknya. “Tapi saya gak lepas,” ujarnya.

Meningkatnya permintaan Love Bird, dipastikan mengatrol pendapatan para pedagang Love Bird. Menurut pengakuan Widodo (28), salah satu pedagang di Pasar Pramuka, Pada Sabtu dan Minggu ia mampu menjual sekitar 10 ekor Love Bird dan 3 ekor di hari biasa.

“Harganya tergantung dengan suara dan warna. Untuk yang hijau standar, kalau masih bibit harganya Rp100 ribu-Rp200 ribu/ekor,  dan untuk yang Blue Rp100ribu-Rp250ribu/ekornya,” jelas Widodo. (cw4/embun).