Tuesday, 25 September 2018

Dua Pria Dibekuk Saat Transaksi Narkoba

Senin, 26 Februari 2018 — 8:58 WIB
ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA –  Dua pria, RN (20) dan A (23) ditangkap petugas Satuan Unit Narkoba Polsek Kalideres saat bertransaksi narkotika jenis sabu di Jalan Alas Tua, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (25/2/2018). Dari tangan RN yang merupakan pengedar disita barang bukti sabu 0,25 gram.

Kapolsek Kalideres Kompol Effendi menjelaskan, dua pelaku sama-sama warga Tangerang, Banten, dan bersepakat melakukan transkasi di Jalan Alas Tua, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat.

Namun, sebelum melakukan transaski petugas lebih dulu menyergap keduanya dan menyita satu klip paket sabu yang disimpan dalam jok motor.

Penangkapan sendiri berdasarkan informasi dari masyarakat yang curiga dengan aktifitas seorang pria yang kerap melakukan pertemuan dengan beberapa orang di lokasi tersebut. Kemudian, Kanit Reskrim Polsek Kaliders AKP Syafri Wasdar bersama anggotanya melakukan penyelidikan.

“Setelah melakukan penyelidikan anggota melihat dua pria dengan ciri-ciri sesuai informasi kemudian langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan. Sabu 0,25 gram disimpan pelaku dalam jok motor,” kata Effendi dalam keterangannya, Senin (26/2/2018).

Kedua laki-laki itu kemudian langsung digelandang ke Mako Polsek Kalideres berikut barang bukti 0,25 sabu, 1 unit motor pelaku, dan handphone yang digunakan untuk melakukan transaksi.

“Pelaku mengakui sabu yang disita adalah miliknya yang belum sempat terjual. RN juga mengaku sudah lama jadi pengedar,” ucap Effendi.

Effendi telah memerintahkan anggotanya untuk melakukan pengembangan mencari tahu asal-usul barang haram tersebut. Jika terbukti dari kawasan zona merah yakni kampung Ambon atau kampung Boncos maka akan dilakukan tindakan tegas kepada para bandar.

“Kami tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas terukur kepada para pelaku yang masih berupaya melawan petugas, sesuai arahan pimpinan kami Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi untuk menghilangkan stigma Jakarta Barat dari peredaran gelap narkoba,” tegas Effendi.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 114 ayat (1) sub 112 (1) Jo 132 (1) UURI no.35 tahun 2009 tentang Narkotika. (Yendhi/tri)