Tuesday, 18 September 2018

Diduga Keracunan Makanan, Puluhan Warga Sukabumi Terkapar

Rabu, 28 Februari 2018 — 13:31 WIB
Sejumlah warga keracunan makanan tengah dirawat di Puskesmas

Sejumlah warga keracunan makanan tengah dirawat di Puskesmas

SUKABUMI – Puluhan warga Kampung Ciparanje, Desa Nagrak Utara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat diduga keracunan. Mereka merasakan mual, pusing, bahkan beberapa di antaranya mengalami diare setelah menyantap makanan di hajatan pernikahan warga.

Hingga Rabu (28/2/2018), mereka masih mendapatkan perawatan medis di Puskesmas dan RSUD Sekarwangi.

Peristiwa keracunan itu bermula ketika warga menyantap di acara syukuran pernikahan warga, Selasa (27/2/2018) sekira pukul 17.00 WIB. Menu makanan yang mereka santap yakni nasi, sayur buncis, bihun, mi, dan daging ayam. Hampir secara bersamaan, Rabu (28/2/2018) sekira pukul 01.00 WIB, mereka merasakan gejala keracunan.

Mereka akhirnya dilarikan ke Puskesmas terdekat. Informasinya, di Puskesmas sebanyak 21 orang, mulai anak-anak hingga orang tua, terkapar lemas.

Humas RSUD Sekarwangi, Ramdansyah menyebutkan ada lima pasien yang diduga keracunan makanan yang kini tengah mendapatkan perawatan intensif di instalasi gawat darurat (IGD).

“Ada lima pasien keracunan dari Nagrak yang dirawat. Mereka masuk dini hari tadi,’’ ujarnya.

Kelima pasien ini adalah tiga orang dewasa dan dua orang anak kecil asal warga Kampung Ciparanje RT 02 RW 15. Mereka adalah Rizli (3 tahun), 2. Andri (2 ), Eti (25), Wati (40), dan Titih (60).

Untuk memastikan penyebab keracunan, petugas kesehatan telah mengambil sample makanan. Kasus ini tengah dalam penanganan kepolisian.

(sule/sir)