Wednesday, 12 December 2018

Ini di Jakarta, Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung, Tiga Minggu Tidur di Tenda

Rabu, 28 Februari 2018 — 20:07 WIB
Rumah yang rusak akibat puting beliung

Rumah yang rusak akibat puting beliung

JAKARTA – Dua unit rumah di Jalan Praji RT 007/01 Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, rusak akibat terjangan angin puting beliung 9 Februari lalu. Namun hingga kini karena pemiliknya tidak punya biaya untuk perbaikan, akhirnya hanya bisa mendirikan tenda di depan rumahnya agar bisa tetap tinggal.

Pemandangan inilah yang terlihat dari rumah milik Jaja, 37 dan Dini, 40, yang sudah hampir tiga pekan rusak. Mereka hanya bisa pasrah membiarkan rumah yang sebagian besar atapnya hancur. Agar bisa tetap bertahan, kedua warga inipun membangun tenda dari terpal agar bisa tetap bertahan.

Dini, pemilik rumah mengaku, ambruknya atap rumah pemberian orangtuanya itu terjadi pada malam hari ketika ia sekeluarga tengah tertidur. Beruntung, dalam kejadian itu tak ada korban jiwa setelah asbes penutup rumah ambruk semua. “Ya pada ketiban semua yang ada di dalam rumah, untungnya cuma benjol saja,” katanya, Rabu (28/2).

Dikatakan Dini, atas kejadian itu ia semakin bingung lantaran tak memiliki uang. Sehingga, ia bersama suaminya yang bekerja serabutan, hanya berfikir agar bisa tetap tinggal. “Ya makanya sekarang digunakan terpal agar bisa tetap tinggal. Yang penting bisa tidur saja,” ujarnya.

Atas kejadian itu, kata Dini, ia sudah melapor kepihak RT dan RW. Hal itu dengan harapan mendapat bantuan karena selama ini suaminya hanya bekerja serabutan. “Waktu itu ada dari kelurahan sudah datang dan lihat rumah kami, ya mudah-mudahan saja bisa dapat bantuan,” harapnya.

Saat ini, kata Dini, karena cuaca yang tak terduga, ia bersama keluarga mulai mengungsi ke rumah orangtuanya. Sementara tetangga sebelahnya memilih untuk mengontrak rumah sambil menabung agar bisa memperbaiki rumah. “Ya makanya sekarang saya numpang dulu biar suami saya nabung untuk memperbaiki rumah,” ungkapnya.

Terkait hal tersebut, Camat Ciracas Musa Syafrudin mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan akan adanya rumah warga yang terkena musibah tersebut. Bahkan dari kelurahan Kelapa Dua Wetan juga sudah melakukan pendataan. “Sudah di periksa rumah yang terkana bencana, itu juga menjadi prioritas,” katanya.

Dikatakan camat, dari pihak kelurahan sendiri, juga sudah melakukan pendataan dan pengecekan apa saja yang rusak. Dari itu, nantinya akan diusulkan ke Bazis Jakarta Timur agar bisa diberikan bantuan. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa segara dicairkan agar rumahnya bisa kembali digunakan,” pungkasnya. (Ifand/b)