Thursday, 20 September 2018

Sandi Tunda Pembangunan Rumah DP 0 Rupiah di Rorotan

Rabu, 28 Februari 2018 — 18:33 WIB
Ini contoh rumah DP 0 persen yang akan dibangun di Rorotan, Jakarta Utara. (deny)

Ini contoh rumah DP 0 persen yang akan dibangun di Rorotan, Jakarta Utara. (deny)

JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno membatalkan acara peletakan batu pertama pembangunan rumah DP 0 Rupiah. Rencananya ground breaking proyek rumah tapak di Rorotan, Cilincing, tersebut dilakukan Rabu pagi, namun kemudian ditunda entah sampai kapan.

“Ground breaking kita tunda dulu karena antara kami dan pihak pengembang belum sepakat soal harga yang akan dilepas kepada masyarakat. Selain itu, jumlah unit rumahnya juga belum fixed,” ujar Sandiaga di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (28/2).

Sandi mengaku belum tahu persis akan ditunda berapa lama, namun diusahakan tidak terlalu lama. “Pelaksanaan program pembangunan rumah DP 0 Rupiah di Rorotan berbeda dengan di Pondok Kelapa,” sambungnya.

Sandi menjelaskan jika proyek pembangunan Rusun Pondok Kelapa sebanyak 703 unit hunian dibangun oleh pemerintah melalui BUMD PT Pembangunan Sarana Jaya, sehingga penentuan soal harga dan sistem pembayaran lebih mudah.

“Sedangkan pembangunan rumah tapak 100-an unit di Rorotan dilakukan oleh pengembang swasta yakni PT Nusa Kirana yang tentunya punya orientasi bisnis, sehingga agak alot menentukan harga,” ujar Sandi sambil menjanjikan garansi bahwa rumah tersebut akan dijual kepada masyarakat yang belum punya rumah dan berpenghasilan antara Rp 3,7 juta dan Rp 7 juta.

Menurutnya selain masih mentok soal kesepakatan harga, juga tentang jumlah unitnya. Intinya pemerintah menginginkan pembangunan rumah layak huni sebanyak mungkin, namun lahan terbatas.
(BACA : Jelang Peresmian Rumah DP Nol Rupiah, Sekda DKI Tinjau Lokasi)
Menurutnya luas lahan yang disiapkan Pt Nusa cuma sekitar 1,3 hektar sehingga jumlah unitnya tak lebih dati 100 rumah. “Mengingat banyaknya masyarakat yang berminat, maka diharapkan kesabarannya,” imbau Sandi.

Wakil Ketua DPRD DKI Mohammad Taufik mengatakan program rumah DP 0 Rupiah, ternyata banyak menarik perhatian perusahaan swasta. “Banyak yang menyatakan keinginan untuk bekerja sama dengan pemerintah membangun rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Taufik sambil mengharapkan agar gubernur terus mencari peluang dan terobosan untuk memperbanyak bangunan rumah harga terjangkaubdi semua wilayah Ibukota. (joko/b)