Tuesday, 20 November 2018

Terinspirasi dari Tokyo, Sandi Ingin Buat Taman Simulasi

Rabu, 28 Februari 2018 — 18:46 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.(ikbal)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.(ikbal)

JAKARTA – Terinspirasi ketika berada di Tokyo, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, ingin membuat taman simulasi di Jakarta.

Ia mengatakan rencananya ingin membuat taman bermain berbasis edukasi atau edutainment. Namun meskipun konsepnya edukasi, ia ingin edutainment ini dibuat menarik dan kekinian, sesuai dengan generasi milenial.

“Jadi saya waktu di Tokyo, di kasih appsnya (aplikasi) gitu, pertanyaan-pertanyaan begitu waktu baru masuk. ‘Ini gempa baru terjadi, anda di dalam lift, apa yang harus anda kerjakan? Diam atau langsung pencet tombol lantai terdekat?’ Saya pikir harus diam ya, ternyata salah. Saya harus pencet tombol lantai terdekat sehingga kita bisa langsung evakuasi,” jelas Sandi di Gedung BMKG, Jakarta Pusat, pada Rabu (28/2/2018).

Hal seperti ini, menurutnya, harus dilakukan. Pendidikan sekaligus sarana entertainment dengan sasaran utama para pelajar.

“Yang penting itu dari sekolah, agar mereka bisa menelurkan sebuah motivasi dan efek ketok lari itu. Jadi mereka bisa menceritakan ke kakaknya, ke orangtuanya (terkait cara evakuasi gempa bumi),” ujarnya.

Sebelumnya ketika diskusi nasional ‘Potensi gempa 8,7 mampukah Jakarta?’ Sandi mengatakan hal seperti itu menarik. Seperti membuat simulasi di dalam lift ketika gempa sedang berlangsung.

“Misal disimulasikan bagaimana kita masuk ke dalam lift, lalu liftnya bergoyang. Bagaimana dalam keadaan itu. Itu ada kuisnya. Gempa angka segini, apa yang harus dilakukan. Nah mereka harus menjawab melalui aplikasi,” pungkas pria 48 tahun ini.

Menurutnya, begitu keluar dari lift, mereka akan lebih tau apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dihindari. Ini karena pengalaman yang mereka dapatkan dari simulasi tersebut.

“Itu berbasis pengalaman melewati musibah ini dan ada simulasinya. Dan ini adalah sebuah sinergi yang saya rasa kita harus gunakan. Dan ini akan memakan perhatian kita,” tandas Sandi. (cw2/yp)