Sunday, 16 December 2018

Tiga Begal Sadis Ditembak Polisi, Satu Mati Dadanya Ditembus Pelor

Rabu, 28 Februari 2018 — 21:05 WIB
Dua tersangka yang dipincangi polisi dengan pelor

Dua tersangka yang dipincangi polisi dengan pelor

JAKARTA – Anggota Reskrim Polres Metro Bekasi, menembak mati tersangka begal yang sebelumnya membunuh buruh pabrik atas nama Darma Hermawan, 22. Tersangka ditembak lehernya karena melawan polisi. Dua pelaku lain, dipincangi petugas karena kabur saat akan diringkus.

Penangkapan tiga begal sadis ini berawal saat polisi menangkap Y dan A tersangka curanmor ketika beraksi di daerah Cikarang, Kabupaten Bekasi, Selasa, (27/2) kemarin.

“Aksi sebelumnya dilakukan pelaku di wilayah Bekasi Kabupaten,” kata Kapolres Metro Bekasi, Kombes Chandra Sukma Kumara di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Rabu, (28/2).

Tersangka Y dan A kata Kapolres, mengakui jika mereka mengetahui kasus penembakan di Jalan Raya Industri, Pasir Gombong, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (18/2).

“Keduanya menyebut nama Ismail dan Ardi (DPO) yang beraksi pada malam itu di Jalan Raya Pasir Gombong, Cikarang Utara,” ungkapnya.

Berbekal itu, polisi menangkap Ismail di rumah kontrakan daerah Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu, (28/2) dinihari. Pelaku yang diringkus, mengaku pernah buang tembakan di Pasir Gombong. Setelah ditangkap kita langsung lakukan pengembangan dan mencari senjata yang digunakan pelaku,” sambung Kapolres.

Ismail menujukan senjatanya yang disimpan di semak-semak yang berlokasi tidak jauh dari rumah kontrakannya. Saat akan mengambil senjata disemak-semak, Ismail mencoba mengambil senjatanya dan petugas yang siaga langsung menembak tersangka yang mengenai dadanya. “Karena dia sudah punya niat untuk melukai anggota, kami terpaksa menembak pelaku, kena bagian dada dan tewas,” kata Chandra.

Aksi penembakan terhadap buruh itu berawal saat korban Darma dan rekanya bernama Yogi pergi nonton bareng laga final Persija Jakarta-Bali United, di daerah Pasir Gombong, Sabtu (17/2). Saat itu, mereka hendak pulang ke rumah di daerah Kampung Kempu, Pasir Gombong.

Namun, ketika melewati tikungan di Jalan Raya Industri, Yogi dan Darma berpapasan dengan Ismail dan Ardi yang menggunakan sepeda jenis Supra. “Kedua orang ini saling singgung, lihat-lihatan dan terpancing emosi, korban turun dari motornya,” kata Chandra.

Saat korban turun, pelaku melihat pergerakan Darma yang diduga akan mengeluarkan senjata api. Kedua pelaku mengiria Yogi dan Darma merupakan kelompok ranmor. Keduanya yang curiga langsung mengambil tindakan, Ismail menembakan pistolnya ke arah korban. “Habis nembak, pelaku langsung melarikan diri, pelaku juga nggak tau korban tewas atau tidak,” katanya.

Sementara dua pelaku lain, kata Chandra juga diberi tindakan tegas oleh petugas. Keduanya diberi hadiah timah panas karena berupaya melarikan diri saat akan diringkus. (Ifand/b)