Sunday, 18 November 2018

Impor Truk Dibatasi Untuk Dukung Industri Kendaraan Komersial Nasional

Minggu, 4 Maret 2018 — 15:30 WIB
Menperin Airlangga Hartarto

Menperin Airlangga Hartarto

JAKARTA – Indonesia batasi impor truk bekas, untuk mendukung perkembangan industri kendaraan komersial nasional. Kebijakan tersebut diatur dalam Permenperin nomor 34 tahun 2017.

“Kami akan hentikan impor truk bekas untuk mendukung perkembangan industri truk, bus dan kendaraan niaga lainnya di Indonesia,” janji ketua umum Partai Golkar itu di Jakarta, Minggu (4/3).

Apalagi, katanya, industri kendaraan komersial di Tanah Air telah memiliki kapasitas produksi mencapai 200 ribu unit per tahun.

Permenperin 34/2017 tentang Industri Kendaraan Bermotor Roda Empat atau Lebih itu merupakan regulasi yang mengatur skema importasi completely knock down (CKD) dan incompletely knock down (IKD).

Impor truk bekas, diakui memang seharusnya tidak dilakukan lagi mengingat tidak ada yang bisa menjamin kondisi truk tersebut terkait sisi emisi dan keamanannya.

β€œItu kalau yang diimpor truk bekas, truk lama, itu kan emisinya tinggi. Sedangkan kita mau menurunkan emisi. Kemudian, soal keamanan, siapa yang tahu kalau itu misalnya remnya tidak blong. Makanya memang harus dihentikan,” ujarnya didampingi Dirjen Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Harjanto. (rinaldi/tri)