Tuesday, 25 September 2018

Selama Setahun

Di Jateng 4.200 Orang Tewas di Jalan, Polda Gelar Operasi Lalulintas

Senin, 5 Maret 2018 — 14:48 WIB
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Chondro Kirono.(dok)

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Chondro Kirono.(dok)

SEMARANG – Sebanyak 4.200 orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas di sejumlah wilayah di Jawa Tengah selama satu tahun. Sedang korban luka jumlahnya mencapai 28.000 orang dalam kurun waktu yang sama.

Data tersebut disampaikan Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono usai gelar pasukan dimulainya operasi lalu lintas di Mapolda Jateng, Semarang, Senin (5/3/2018).

Menurut Kapolda , data kecelakaan lalu lintas ini terhitung dari sepanjang tahun 2017 hingga awal tahun 2018 ini.

Disebutkan, wilayah dengan kejadian lakalantas yang cukup tinggi di Jateng adalah daerah Pantura. Mulai dari Pati, Kudus, Demak, hingga kawasan Pemalang. Terkait masih tingginya angka kecelakaan itu, Polda Jateng mulai Senin (5/3/2018) pagi ini, menggelar Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2018.

Operasi tersebut digelar selama 21 hari, dan menyasar para pengendara yang berpotensi menyebabkan lakalantas. “Topik dalam operasi kali ini menggunakan kata ‘Keselamatan’ agar langsung bisa dimengerti oleh masyarakat, katanya.

Dalam pelaksanaannya, Kapolda minta kepada seluruh anggotanya untuk melayani masyarakat dengan baik, sopan dan tidak mempersulit masyarakat. “Jangan melakukan tindakan penyalahgunaan wewenang sebagai aparat keamanan. Untuk menghindari itu, dalam setiap menggelar operasi, kami juga mengerahkan Propam untuk mengawasi para aparat Satlantas agar tidak ada tindakan yang nyeleweng,” tambahnya.

Sementara untuk operasi ini, penindakan kepada pelanggar lalu lintas bisa berupa penilangan.

(suatmadji/sir)