Thursday, 20 September 2018

Pembangunan Dihentikan tahun 2019, Masih Ada Kelurahan Belum Miliki RPTRA

Senin, 5 Maret 2018 — 13:38 WIB
RPTRA Duri Kosambi.(dok)

RPTRA Duri Kosambi.(dok)

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menghentikan pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) mulai 2019. Namun ternyata pembangunan RPTRA belum menjangkau semua kelurahan di Jakarta.

Kepala seksi pengelolaan dan kemitraan RPTRA Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Togi Duma Sianturi mengatakan tahun 2018 terdapat 47 titik lokasi yang akan dibangun RPTRA.

“Sedang proses pembangunan dua lagi, terus tahun ini melalui APBD ada 47 lokasi,” katanya saat dihubungi, Senin (5/3/2018).

Togi menjelaskan RPTRA yang masih akan dibangun di 2018 diantaranya lima RPTRA di Jakarta Pusat, dua di Kepulauan Seribu dan 10 RPTRA yang tersebar di beberapa wilayah lainnya. Togi menyebut RPTRA akan dibangun melalui APBD 2018. Dikatakan Togi RPTRA akan dibangun di lokasi prioritas.

“Tahun lalu itu ada sekitar 83 prioritas lokasi RPTRA lokasi yang padat peduduk yang belum ada RPTRA. Masih ada (kelurahan) yang belum punya. Tapi untuk tahun ini kan ada 47 nanti kita petakan lagi kelurahan mana aja, kita sih mintanya prioritaskan kelurahan yang belum ada RPTRA, cuma kan kondisinya tegantung adanya lahan, kalau dari APBD kan gunakan lahan Pemprov,” terang Togi.

Togi menambahkan dalam RPJMD, Dinas PPAPP telah mengusulkan pembangunan 19 RPTRA. Pembanguan 19 RPTRA tersebut akan disesuaikan dengan lahan milik Pemprov DKI Jakarta yang tersedia karena menggunakan APBD. (ikbal/tri)