Tuesday, 18 September 2018

Pemda DKI Hentikan Pembangunan RPTRA Tahun 2019

Senin, 5 Maret 2018 — 12:07 WIB
Sejumlah anak bermain di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Benhil II, Tanah Abang, Jakarta.(dok)

Sejumlah anak bermain di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Benhil II, Tanah Abang, Jakarta.(dok)

JAKARTA –  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menghentikan pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) pada tahun 2019.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman Agustino Darmawan mengatakan ketentuan penghentian pembangunan RPTRA sudah sesuai ketentuan.

“Iya memang iya (pembangunan RPTRA) terkahir tahun ini (2018). Ada ketentuan. Ada suratnya. nanti saya Klarifikasi dulu sama yg punya RPTRA,” katanya saat dihubungi, Senin (5/3/2018).

Agus menambahkan Pemprov DKI Jakarta menilai RPTRA di ibukota sudah memenuhi kebutuhan. Namun Agus akan memastikan terlebih dahulu jumlah kebutuhan RPTRA sesuai dengan peraturan gubernur (pergub).

“Alasannya sudah semua terbangun. Nanti deh nanti, saya liat pergubnya dulu,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Agus menjelaskan pembangunan RPTRA yang dihentikan adalah yang menggunakan dana APBD. Diketahui RPTRA di bangun atas dasar dua pembiayaan yakni melalui APBD dan dana Corporate social responsibility (CSR).

” Kalau CSR (mau) membangun silakan. Kalau APBD enggak dianggarkan,” tandas Agus.

RPTRA merupakan program Pemprov DKI untuk menghadirkan ruang terbuka hijau di ibukota. RPTRA digeber pembangunannya saat pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama.

Menurut data.jakarta.go.id, hingga Oktober 2017,  291 RPTRA telah dibangun dan diresmikan. (ikbal/tri)