Sunday, 18 November 2018

Program Ahok Soal RPTRA Dihentikan Pemprov DKI

Senin, 5 Maret 2018 — 16:12 WIB
Tebet, Jaksel. (Rachmi)

Tebet, Jaksel. (Rachmi)

JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan Pemprov DKI Jakarta tetap akan menyediakan ruang bagi warga Jakarta untuk bermain dan bersosialisasi, layaknya fungsi Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Namun Sandi mengatakan penyediaan fungsi lahan tersebut bentuknya merupakan pengembangan dari RPTRA.

“Nanti kita coba lihat kalau tahun ini misalnya sudah selesai programnya, nanti kita lihat pengembangan yang lain untuk memastikan adanya ruang terbuka yang diperlukan masyarakat ramah anak,” ujar Sandi di Balaikota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (5/3/2018).

Sandi menjelaskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pemerintahannya, pembangunan ruang terbuka yang ramah bagi anak dan perempuan tetap ada. Menurut Sandi, ruang publik tersebut dibutuhkan bagi warga ibukota akan disediakan pemerintahannya.

“Kita sudah pastikan ruang terbuka yang ramah perempuan, ramah anak, yang bisa dimanfaatkan masyarakat ini akan terus menjadi salah satu prioritas utama di DKI,” tandasnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman Agustino Darmawan menyatakan pembangunan RPTRA akan dihentikan mulai 2019. Pembanguna RPTRA akan dilakukan terkahir pada tahun ini.

RPTRA merupakan program Pemprov DKI untuk menghadirkan ruang terbuka hijau di ibukota. RPTRA digeber pembangunannya saat pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama. Menurut data.jakarta.go.id, hingga Oktober 2017 291 RPTRA telah dibangun. (ikbal/b)