Monday, 19 November 2018

Atasi Balapan Liar, Walikota Tangsel Akan Bangun Sirkuit di Sepadan Sungai Cisadane

Selasa, 6 Maret 2018 — 8:14 WIB
Walikota Tangsel Airin Rachmi DIany bersama seluruh pengurus Pangcab IMI Tangsel yang baru. (anton)

Walikota Tangsel Airin Rachmi DIany bersama seluruh pengurus Pangcab IMI Tangsel yang baru. (anton)

TANGSEL – Banyak warga mengeluh soal maraknya aksi balapan liar di sejumlah jalan utama, Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) cari alternatif dengan akan membangun sirkuit balap.

“Sampai saat ini Kota Tangsel memang belum memiliki arena balap atau sirkuit termasuk dari pihak ke tiga atau swasta,  tapi kita tengah berupaya mewujudkan masalah itu berkoordinasi dengan  Balai Besar Sungai Ciliwung dan Cisadane (BBSWCC) untuk memanfaatkan lahan garis sepadan Sungai Cisadane, Kel. Keranggan, Setu,” kata Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany usai melantik pengurus cabang (Pengcab) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Tangsel periode 2018 -2020, di kawasan Wisata Tandon Ciater, Senin (5/3/2018).

Kondisi lahan memang terbatas di Kota Tangsel sehingga pihaknya berencana membangun atau membuat sirkuit di sekitar pinggir Sungai Cisadane namun semua itu harus di koordinasikan dengan BBWSCC selaku penanggung jawab keberadaan sungai yang ada.

Menurut dia, keberadaan sirkuit selain sebagai ajang mencari dan menyalurkan bakat,  pembalap pemula juga mengantisipasi serta mengurangi aksi balap liar yang dilakukan di jalan umum yang sudah sangat meresahkan masyarakat banyak serta pemakai jalan lainnya.

“Jika sudah ada sirkuit tentunya harus dijaga dan dirawat semua fasilitas yang ada sehingga dapat mencari bibit pembalap pemula yang handal di masa mendatang,” tutur Airin Rachmi Diany yang didampingi Wakil Walikota Benyamin Davnie, Ketua KONI setempat Rita Juwita, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) E Wiwi Martawijaya dan Ketua Harian IMI Tangsel Burhanudin.

Sedangkan, Ketua Pangcab IMI Tangsel terpilih, Aldrin Ramadian, mengatakan pihaknya akan berupaya melakukan pembinaan terhadap atlit pembalap pemula di Kota Tangsel sehingga mampu menunjukan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Jika memang ada sirkuit tentunya akan lebih giat lagi mencari bibit atlit pembalap pemula untuk masa mendatang,” tuturnya. (anton/tri)