Sunday, 15 September 2019

Kecelakaan Beruntun Pondok Indah, 4 Penumpang Toyota Camry Diperiksa

Rabu, 7 Maret 2018 — 12:59 WIB
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Halim Pagarra.(yendhi)

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Halim Pagarra.(yendhi)

JAKARTA – Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Halim Pagarra, sebut akan periksa empat penumpang mobil Toyota Camry yang mengalami kecelakaan beruntun di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (3/3/2018) dini hari. Akibat kecelakaan itu, Budiyono (37), pengendara motor, tewas.

“Akan ada beberapa saksi yang kami periksa. Di antaranya penumpang mobil milik tersangka ADS (19),” kata Halim di Mapolda Metro Jaya, Rabu (7/3/2018).

Dalam mobil tersangka ADS ternyata tersebut, saat terjadi kecelakaan, disebu Halim, ada empat penumpang lain didalamnya. Pemeriksaan terhadap saksi tersebut akan diagendakan minggu depan.

“Tentunya selain empat penumpang mobil tersangka ada saksi lain yang kami periksa ya. Karena kejadian ini kan melibatkan beberapa kendaraan. Pekan depan mungkin (pemeriksaan empat saksi,” ujar Halim.

Saat ini baik baik tersangka dan korban yang mengalami luka berat masih di rawat di Rumah Sakit Pondok Indah. “Untuk pemeriksaan tersangka masih menunggu beliau pulih. Cek urin sudah kita lakukan pemeriksaan, masih tunggu hasilnya,” tegas Halim.

Budiyono (37), seorang pengendara motor tewas setelah kendaraannya diterjang mobil Toyota Camry yang hilang kendali dari arah berlawanan di Jalan Metro Pondok Indah, tepatnya di Under Pass Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (3/3/2018) dini hari.

Atas insiden tersebut, Budiyono yang mengendarai Yamaha Jupiter B-6492-KGO tewas dengan luka parah dibagian kepala, sementara penumpangnya Sabar (20) masih tidak sadarkan diri dan dirawat di Rumah Sakit Pondok Indah.

Budiyono dan Sabar merupakan kakak beradik yang tercatat sebagai warga Desa Pasegeran RT: 04/02, Pandanarum, Banjar Negara, Jawa Tengah, keduanya berprofesi sebagai tukang servis AC.

Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, mengatakan insiden kecelakaan itu sendiri bermula saat pengemudi Toyota Camry yang diketahui bernama Airlangga Dinendra Sofjan (19) seorang mahasiswa melaju dari arah utara (Gandaria City) ke selatan (Bundaran Pondok Indah).

Namun, karena diduga kurang hati-hati mobil menabrak pembatas jalan dan menyeruduk mobil Kijang Innova yang dikemudikan Ristanto dan kemudian menabrak motor yang dikendarai Budiyono. Tidak hanya itu, mobil Toyota Camry juga menabrak mobil Toyota Innova B-1765-ZKO yang dikendarai Catur Yuli Purwanto.

Atas insiden tersebut, Polisi telah menetapkan ADS sebagai tersangka.

Sementara Panit Laka Sat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, Ipda Mulyadi, menjelaskan akibat kecelakaan itu Budiyono meninggal dunia saat dibawa ke Rumah Sakit Pondok Indah dengan luka dibagian kepala. Sementara adiknya, Sabar, tukang servis AC mengalami luka berat.

“Saya belum bisa memastikan mengantuk, atau mabuk, karena tersangka (Airlangga) masih di rawat di RS Pondok Indah, yang pasti pengemudi saat mengemukakan kendaraannya tidak konsentrasi dan tidak hati-hati sehingga mengakibatkan kecelakaan lalu lintas,” kata Mulyadi. (yendhi/yp)