Tuesday, 25 September 2018

Anies Akui Jakarta Belum Ramah Bagi Penyandang Disabilitas

Sabtu, 10 Maret 2018 — 16:17 WIB
Anies Baswedan memeluk salah satu anak penyandang disabilitas.(Cw1)

Anies Baswedan memeluk salah satu anak penyandang disabilitas.(Cw1)

JAKARTA –  Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengakui bahwa Kota Jakarta tidak memberikan kemudahan akses untuk penyandang disabilitas.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri perayaan Ulang Tahun ke-6 Jakarta Barrier Free Tourism (JBFT) di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (10/3/2018).

Sebelumnya, Anies bersama para penyandang disabilitas berjalan kaki dari Halte Sarinah menuju ke Perpustakaan Nasional.

“Rasanya menjalani perjalanan tadi yang jauhnya sekitar 1 Kilometer itu aja lebih dari 1 jam kita sampainya ke sini (Perpustakaan Nasional). Jadi betapa kita selama ini tidak ramah kepada penyandang disabilitas.” ujarnya saat memberi sambutan di acara HUT ke-6 JBFT

Ia juga menegaskan, akan mengubah akses menjadi lebih baik untuk para penyandang disabilitas. “Ini harus berhenti dan ini harus berubah. Jadi kita tidak mungkin membiarkan ini terus, kita akan rubah,” tegasnya

Anies juga berujar mengenai penataan di Jalan Sudirman – MH. Thamrin akan ramah untuk penyandang disabilitas dan ia akan mengajak para penyandang disabilitas untuk berdiskusi mengenai apa saja yang dibutuhkan nantinya.

“Kita akan ajak bicara dan tunjukkan kepada kita apa – apa saja yang harus kita kerjakan. Termasuk hal-hal yang mungkin bagi perancang rasanya sudah menyiapkan, tapi kenyataannya tidak pas.” ucapnya.

Pada saat berjalan sambil mendorong salah satu penyandang disabilitas, Anies mengatakan tidak merasakan lelah, tapi ada hal lain yang membuat batinnya tersentuh.

“Kalau dari secara fisik tidak lelah, tapi secara batin saya membayangkan betapa beratnya saudara-saudara kita selama ini. Secara perasaan ini rasanya tidak adil karena janji kita adalah keadilan sosial bagi seluruh warga jakarta termasuk ke penyandang disabilitas.” pungkasnya.

Anies mengungkapkan bahwa ia berencana membuat beberapa hal yang nantinya berguna dan turut membantu penyandang disabilitas.

“Hal sederhana seperti kemudahan untuk memiliki akses parkir bagi motor roda tiga untuk penyandang disabilitas dan nanti kita siapkan aturan untuk penyandang disabilitas bisa menggunakan mobilnya kapan saja.” ungkapnya.(Cw1/tri)