Sunday, 23 September 2018

Anggap Gibran Nggak Seru, Kaesang Taunya Kalah Cepat Duel Kuliner

Minggu, 11 Maret 2018 — 18:27 WIB
Gibran dan Kaesang saat duel kuliner di Cikini, Jakarta Pusat. (cw2)

Gibran dan Kaesang saat duel kuliner di Cikini, Jakarta Pusat. (cw2)

JAKARTA – Kaesang Pangarep mengejek sang kakak, Gibran Rakabuming, sebagai orang yang sama sekali tidak seru. Kakak beradik anak Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini memang kerap saling melempar ejakan penuh canda, termasuk di media sosial.

Keduanya baru saja meresmikan produk terbarunya di cikini, Jakarta Pusat, Minggu (11/3/2018). Mengenai interaksi mereka berbisnis, Kaesang mengaku Gibran sosok yang tidak seru.

“Teman-teman bisa lihat sendiri, Mas Gibran itu orangnya seperti ini, nggak seru sama sekali. Tapi tetap pasti ada diskusi sama mas Gibran. Tapi sekarang saya tunjukan saya lebih hebat daripada Mas Gibran,” ujar Kaesang.

Mendengar ucapan adiknya, Gibran hanya senyum. Ia tidak mempermasalahkannya karena menurutnya yang muda memang harus lebih berhasil.

“Ya nggak apa-apa, yang muda memang harus lebih berhasil, yang tua itu menginspirasi. Itu biasa,” ucapnya.

Setelah berbincang-bincang dengan rekan media, putra-putra dari orang nomor satu di Indonesia ini mulai demo masak. Ada hal unik ketika demo berlangsung. Di mana Kaesang membuat martabak manis delapan topping milik Markobar, sedangkan Gibran membuat nugget pisang Sang Pisang dengan topping saus coklat dan kacang mede.

(Baca: Bukan Jalur Politik, Gibran Mengaku Tetap Mengikuti Jejak Jokowi)

Gibran mengolesi bagian atas pisang nugget ini dengan saus coklat, kemudian ditambahkan dengan potongan kacang mede. Lain halnya dengan sang adik, ia menaruh empat topping berbeda di atas martabak, yakni coklat, oreo, matcha dan red velvet, lalu diberi susu kental manis.

(Baca: Gibran dan Kaesang, Putra Jokowi Duel Kuliner)

Pada demo masak ini, Gibran berhasil lebih dulu menyelesaikan masakannya. Kaesang menyusul kemudian.

Hasil masakan yang dibuat oleh mereka dicicipi awak media. “Kapan lagi nyobain masakan anak Presiden?” seru pembawa acara.

Acara ditutup dengan pemotongan pita oleh Gibran dan Kaesang. Simbol tanda diresmikannya varian baru dari Markobar dan Sang Pisang, serta bergabungnya Sang Pisang di kedai Markobar cabang Cikini. (cw2/yp)