Wednesday, 21 November 2018

Sandi Datang Telat, Anies Lebih Parah Sampai 1,5 Jam Ngaret!

Minggu, 11 Maret 2018 — 18:50 WIB
Gubernur DKI Anies Baswedan.(dok/ikbal)

Gubernur DKI Anies Baswedan.(dok/ikbal)

JAKARTA – Tidak hanya Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun terlambat menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Partai Gerindra, di Lapangan Arcici, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (11/3/2018).

Mengenakan kemeja putih, dan peci hitam, Anies tiba sekitar pukul 17.30 atau telat sekitar satu setengah jam setelah acara bubar. Seiring itu, beberapa pekerja pun terlihat sedang membongkar panggung.

Tentu saja ketika itu sudah tidak ada lagi pengurus, kader maupun simpatisan Partai Gerindra. Yang tersisa hanyalah pedagang, pekerja panggung, warga sekitar yang sedang berolahraga dan sejumlah wartawan yang masih menulis berita.

Kepada wartawan, Anies menjelaskan datang terlambat karena baru saja selesai mendatangi sekaligus memberikan sambutan pada acara Upacara Melasti dalam rangka Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940, di Pura Segara Cilincing, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Saya baru saja selesai, kebetulan siang ini adalah puncak peringatan Nyepi bagi warga Hindu. Jadi saya barusan selesai dari acara umat Hindu Jakarta acara selesai di sana, pas kesini sudah selesai itu saja, saya pikir masih ada orang,” katanya, sambil tersenyum.

Anies lantas hanya berada sekitar lima menit di lokasi acara tersebut. Usai diwawancarai sejumlah wartawan ia sempat melayani permintaan swafoto warga sekitar.

“Foto dulu dong Pak sama ibu-ibu, jangan bapak-bapak aja,” celetuk seorang wanita yang kemudian permintaannya dituruti oleh Anies.

Usai berswafoto, Anies dikawal beberapa ajudannya kembali masuk ke mobil yang mengantarkannya ke lokasi, Innova hitam B 1136 RFN. Ia kemudian membuka kaca jendela mobil dan melambaikan tangannya ke arah wartawan dan warga.

(Baca: Deklarasi Prabowo Jadi Capres, Sandi Uno Datang Saat Acara Berakhir)

Sebelumnya, Sandi pun datang terlambat. Sandi datang sekitar pukul 16.30 WIB, ketika acara selesai dan sebagian besar massa sudah membubarkan diri.

Beruntungnya, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu sempat bertemu dengan Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, M Taufik, Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Syarif, dan beberapa simpatisan Partai Gerindra.

Dalam puncak peringatan HUT ke-10 Partai Gerindra itu juga disampaikan deklarasi pencalonan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto sebagai calon Presiden pada Pilpres 2019 mendatang. Deklarasi disampaikan oleh Taufik didampingi antara lain Syarif, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Wasekjen Aryo Djojohadikusumo, dan beberapa anggota DPR serta DPRD DKI Jakarta fraksi Gerindra. (julian/yp)