Thursday, 21 June 2018

Anies Akan Sidak Istana Kepresidenan

Senin, 12 Maret 2018 — 16:40 WIB
Gubernur DKI, Anies Baswedan saat meninjau instalasi olahan limbah di belakang Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat. (cw6)

Gubernur DKI, Anies Baswedan saat meninjau instalasi olahan limbah di belakang Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat. (cw6)

JAKARTA – Tidak hanya gedung-gedung tinggi di kawasan Jalan Sudirman-MH Thamrin, Jakarta saja yang disidak Pemprov DKI Jakarta terkait pengelolaan air. Istana Negara dan Istana Merdeka juga termasuk.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, gedung-gedung milik pemerintah juga tak lepas dari pemeriksaan oleh “Tim Pengawas Terpadu Sumur Resapan, Instalasi Pengolahan Limbah, dan Air Tanah” besutannya.

“Termasuk gedung pemerintah dan Pemprov DKI Jakarta. Kita akan minta salah satu tim periksa fasilitas kita di gedung Balai Kota,” ucapnya di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (12/3/2018).

Tak hanya itu, Anies menegaskan, pihaknya juga bakal melakukan pengecekan pengelolaan air di Istana Negara. “Ya istana kita akan sampaikan tapi fase ini kan tahapannya Sudirman-MH Thamrin dulu. Semua yang ada di jakarta akan diperiksa.

(Baca: Usai Sidak Hotel, Anies: Banyak Peraturan yang Dilanggar)

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengimbau agar gedung-gedung di Jakarta menaati prosedur yang berlaku. Misalnya dengan mengecek Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL), sumur resapan, dan penggunaan air tanah sumur dalam.

Anies mengaku tidakk segan-segan untuk memberikan sanksi terhadap pengelola gedung yang lalai terhadap prosedur. Namun, ia belim dapat merinci sanksi apa yang akan diberikan.

“(Sanksi) macam-macam tergantung kesalahannya administratif atau perundangan-undangan,” tandasnya.

Diwartakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membuat “Tim Pengawas Terpadu Sumur Resapan, Instalasi Pengolahan Limbah, dan Air Tanah”. Bahkan Senin siang dia melakukan sidak terhadap gedung tinggi di Jakarta yang diduga melakukan penyedotan air tanah ilegal.

Pada siang tadi, Anies melakukan sidak di Hotel Sari Pan Pacific, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Banyak pelanggaran ditemukan di sana, salah satunya soal Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).

Sampai tanggal 21 Maret 2018 tim bakal melakukan sidak ke 80 gedung tinggi di Jakarta.
Per hari, lima tim, satu tim terdiri dari 10 orang, bakal menyidak sejumlah gedung tinggi di Jakarta.

Tim itu sendiri terdiri dari unsur Cipta Karya, Lingkungan Hidup, Perindustrian dan Energi, Satpol PP, Sumber Daya Air, serta eksternal dari Balai Konservasi Air Tanah.

Sidak ini dibuat berdasarkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 279 Tahun 2018 tanggal 6 Februari 2018. (CW6/b)