Friday, 20 September 2019

Warga Tangsel Antusias Ikuti Layanan Jemput Bola Pembuatan Surat Kematian

Senin, 12 Maret 2018 — 15:38 WIB
Warga Tangsel antusias ikuti layanan jemput bola Dinas Dukcapil.(anton)

Warga Tangsel antusias ikuti layanan jemput bola Dinas Dukcapil.(anton)

TANGSEL – Tujuh  kecamatan jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melaksanakan pelayanan sistem jemput bola pelayanan akta kematian, pembuatan kartu keluarga (KK), E KTP dan lainnya.

“Kami memang telah memprogramkan kegiatan pelayanan sistem jemput bola ke masyarakat untuk memberikan kemudahan dan mempercepat proses pembuatan sejumlah keperluan administrasi warga,” kata kepala Disdukcapil Kota Tangsel Toto Sudarto didampingi Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil, Sri Mulyanih, Senin (12/3/2018).

Sebetulnya kegiatan ini merupakan salah satu upaya memberikan dan mengajak masyarakat untuk dapat tertib administrasi kependudukan sehingga semua dapat terdata dengan baik.

“Meraka yang datang saat kegiatan Sabtu dan Mingggu cukup banyak selain mengurus akta kematian juga mengurus berbagai kegiatan administrasi kependudukan lainnya,” katanya.

Ditambahkan, Sri Mulyanih, kegiatan pelayanan sistem jemput bola pelayanan akta kematian merupakan kegiatan pertama di tahun 2018 ini.

Warga antusias datang, karena selain ingin mengurus berbagai keperluan untuk asuransi, pensiun, surat tanah dan lainnya juga sangat penting untuk kevalitan data kependudukan di Disdukcapil Tangsel.

“Paling tidak dapat mereka yang meninggal dunia bisa langsung ke hapus dan tidak akan ada lagi double data nantinya,” tuturnya.

Sementara itu, Riswan, warga Serpong, mengaku senang dengan adanya kegiatan pelayanan sistem jemput bola yang dilakukan Disdukcapil Kota Tangsel terlebih dalam pengurusan akta kematian dan surat administrasi lainnya seperti E KTP, KK dan lainnya.

“Alhamdulillah… Cepat selesai surat akta kematian ayahnya untuk mengurus pensiun dari tempat kerjanya,” katanya yang sangat membutuhkan surat tersebut untuk mengambil uang pensiun almarhum ayahnya. (anton/tri)