Wednesday, 14 November 2018

Akan Sidak Rumah Warga, Ternyata Sandi Masih Gunakan Air Tanah

Selasa, 13 Maret 2018 — 13:53 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.(dok/ikbal)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.(dok/ikbal)

JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke rumah-rumah warga, terkait penggunaan air tanah.

Namun ternyata rumah Sandi juga masih kerap menggunakan air tanah. Sandi mengatakan mulai  hari ini penggunaan air tanah di rumahnya telah dihentikan.

“Jadi saya langsung cek juga (rumah saya). Rumah saya hari ini kita matikan airnya yang dari tanah.  Karena masih banyak sekali rumah yang mengambil air, termasuk rumah saya,” katanya di Gedung Dinas Teknis Abdul Muis, Jalan Abdul Muis No. 66, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (13/3/2018).

Penggunaan air tanah di Jakarta, kata Sandi dapat menurunkan permukaan tanah di Jakarta. Sandi mengimbau agar warganya meninggalkan air tanah dan beralih menggunakan jasa PAM

“Kita mau sekarang juga seluruh masyarakat (terlibat dalam) gerakan saling mengingatkan, tetangga juga untuk stop mengambil air tanah. Karena penurunan muka tanah kita disebabkan oleh penyedotan air tanah. Dan itu bisa dihindari dengan lebih disiplinnya kita mengelola air kita. Gunakan air PAM. Kita dorong PAM untuk berinvestasi untuk pipanisasinya. Dan kita stop untuk mengambil air tanah,” tandas Sandi.

Diketahui Tim Pengawas Terpadu Sumur Resapan, Instalasi Pengolahan Limbah, dan Air Tanah akan melakukan sidak hingga 21 Maret 2018. Tim itu terdiri dari unsur Cipta Karya, Lingkungan Hidup, Perindustrian dan Energi, Satpol PP, Sumber Daya Air, serta eksternal dari Balai Konservasi Air Tanah. Langakah Pemprov ini berdasarkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 279 Tahun 2018 tanggal 6 Februari 2018. (ikbal/tri)