Friday, 22 June 2018

‘Ini Namanya Kita Dijemur untuk Beli Sembako Murah’

Selasa, 13 Maret 2018 — 21:52 WIB
Antrean panjang orangtua murid pemegang KJP saat membeli sembako murah
di Pasar Sindang. (deny)

Antrean panjang orangtua murid pemegang KJP saat membeli sembako murah di Pasar Sindang. (deny)

JAKARTA – Ratusan orangtua murid pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) antre berjam-jam di Pasar Sindang, Koja, Jakarta Utara, Senin (13/3/2018). Mereka berbaris p0anjang untuk bisa membeli sembako murah.

“Ini panitia tidak sigap sepertinya, kita kepanasan antre begini, Rasanya mau pingsan. Harusnya, sudah tau antrean bakal panjang dan cuaca panas kayak begini, sediakan tenda dong. Ini mamanya kita dijemur buat bisa beli sembako murah, tega amat,” keluh Certini (45), orangtua murid.

Tak hanya itu, sambungnya, ketidak sigapan panitia juga terlihat dari proses penjualan. Warga harus mengantre berkali-kali tanpa harus sekaligus untuk mendapatkan berbagai jenis sembako murah tersebut.

“Bagaimana tidak kesal, masak dijualnya satu-satu, tidak sekaligus sekalian. Mending kalau nggak antre, lah ini antreannya panjang,” katanya.
Penitia menjual sembako murah antara lain ayam, daging, telor, susu dan beras. “Paket ini harusnya dijual sekaligus, jangan bikin orang susah begini, Orang kok dijemur,” tambahnya.

antrean

Warga juga mengeluhkan oknum petugas menawarkan jasa untuk dapat langsung memperoleh sembako
tanpa harus mengantre. “Ada yang nawarin bayar Rp20 ribu sampai Rp30 ribu, tidak perlu ngantre. Tapi saya tidak mau,” ucap Ny.Levi, pengantre.

Sementara itu, Kepala Pasar Sindang, Sutopo, mengaku bahwa sembako tidak datang sekaligus sehingga penjualan pun dilakukan per item. “Nanti kalau sekaligus, warga malah khawatir menunggu lebih lama,” ucapnya. (deny/yp)