Monday, 25 June 2018

Kecelakaan Pesawat di Nepal, Saksi : Kami Mendengar Ledakan

Selasa, 13 Maret 2018 — 15:26 WIB
Saksi yang selamat dari kecelakaan pesawat di Katmandu, Nepal. (EPA)

Saksi yang selamat dari kecelakaan pesawat di Katmandu, Nepal. (EPA)

NEPAL –  Korban selamat kecelakaan pesawat di bandara Kathmandu, Nepal, Senin (11/3/2018) menceritakan bagaimana kengerian yang menimpanya kemarin.

Dalam kecelakaan tersebut, dari 71 total penumpang dan awak, 50 orang ditemukan tidak bernyawa.

Sebelum pesawat jatuh, saksi mendengar suara ledakan keras dan seketika para penumpang panik dan menangis, tak sedikit dari mereka yang menjerit ketakutan.

Pesawat berusia 17 tahun dengan jenis Bombardier Dash 8 Q400 dari maskapai US-Bangla itu terbang dari Bangladesh menuju Nepal.

“Setelah pesawat jatuh dan terbakar, saya berusaha keluar dari sana, namun kaki dan tangan saya terperangkap,” ujar Keshav Pandey kepada BBC.

“Pesawatnya terbang naik turun, ke kanan dan ke kiri, saya pikir memang seperti itu  terbangnya,” kata Sanam Shayka seperti dilansir AFP.

Para saksi mata lain mengatakan pesawat jatuh dan terbakar saat mencoba mendarat untuk kedua kalinya.

Basanta Bohora, warga Nepal yang sehari-hari bekerja sebagai staf biro perjalanan mengatakan pesawat mulai memperlihatkan gelala-gejala yang tak biasa saat mendekati Kathmandu.

“Tiba-tiba saja pesawat berguncang keras dan kemudian terdengar suara ledakan yang sangat keras,” kata Bohora kepada Kathmandu Post.

“Saya duduk di dekat jendela dan bisa memecah kaca jendela,” tambahnya.(Cw5/Tri)