Monday, 10 December 2018

Kikis Pungli, Bikin Dokumen Kependudukan Jangan Pakai Calo

Selasa, 13 Maret 2018 — 7:10 WIB
Walikota Sukabumi, M Muraz.

Walikota Sukabumi, M Muraz.

SUKABUMI – Bagi warga yang hendak membuat dokumen kependudukan, seperti kartu keluarga maupun KTP, agar tidak menggunakan pihak ketiga atau calo. Tindakan itu untuk mengikis praktik pungutan liar (pungli). Terlebih, pembuatan dokumen kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) gratis.

Demikian imbauan Wali Kota Sukabumi, M Muraz di sela-sela sebuah acara.

“Warga bisa datang langsung ke Disdukcapil dan tinggal mengikuti prosedur. Semua pelayanan pembuatan dokumen kependudukan bebas dari biaya apapun. Pelayanannya pun cukup singkat, tidak memakan waktu satu hari, tergantung persyaratannya, apakah sudah komplit atau belum?” ingat Muraz.

Jika ada pungli, sambung Muraz, warga agar melaporkannya kepada Tim Saber Pungli (Sapu Bersih Pungutan Liar), gabungan dari Inspektorat, Polres Sukabumi Kota, dan Kejaksaan Negeri Sukabumi. Nantinya, tim ini dipastikan menindaklanjuti sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Sejauh ini di Disdukcapil tidak pernah ditemukan adanya pelanggaran khususnya pungli. Bahkan Disdukcapil kami mendapat penghargaan dari KPK dan itu menjadi tolak ukur kinerja, baik dari segi administrasi maupun dari segi pelayanan kepada warga,” ungkapnya.

Upaya lain mengikis pratik percaloan dan pungli, sambugnya, Disdukcapil menggencarkan dan mengembangkan program Si Jempol (Siap Jemput Bola) Pelayanan Administrasi dan Pembuatan Dokumen Kependudukan, ke setiap permukiman warga masyarakat, pabrik, pasar, serta SMA, SMK, dan MA.

“Semua lapisan harus berperan aktif untuk mengantisipasi terjadinya pungli,” tandasnya.

(sule/sir)