Saturday, 22 September 2018

Teganya, Teganya, Teganya!

Selasa, 13 Maret 2018 — 4:58 WIB
tegabanget

TEGANYA, teganya, teganya…! Begitu Meggie Z, menekankan syair lagunya dengan berulang kali, betapa menderitanya dia karena disakiti sang kekasih. Begitu kira-kira. Ya, namanya juga tega,melakukan perbuatan nggak pikir panjang. Nggak punya belas kasihan.

Ada juga yang disebut ‘raja tega’. Misalnya, orang tua sendiri dibunuh? Ibu kandung yang mengandung selama sembilan bulan, dan memelihara, sungsang sumbel, banting tulang menghidupi sang anak, tapi ketika dewasa malah menyakiti.

Memang sekarang ini lagi zaman tega. Coba saja, orang tuna netra, mencari nafkah dengan berjualan kerupuk di sepanjang hari, juga ada yang tega menipu? Mentang-mentang yang menjual nggak bisa melihat, lalu membayar dengan uang kurang? Tega bener!

Itu tuh, ada pengemudi motor salah jalan, melawan arus, ditilang polisi, eh malah petugasnya digebuk! Tega ya?

Dalam dunia politik apakah ada yang main tega-tegaan? Banyak. Kawan jadi lawan, ada. Jalan sendiri sendiri, malah tega-teganya saling menyerang?

Hemm, yang bikin orang banyak menarik napas panjang,mengurut dada, sekarang ini banyak orang kaya pada pamer. Sementara saudaranya banyak yang lagi sengsara. Hidup, ekonomi makin sulit, harga barang yang terus melonjak. Malah ada sebagian orang tega memamerkan kemakmurannya.

Tuh, ada selebriti yang pakaian yang dikenakan di tubuhnya berharga ratusan juta. Baju, tas, jam tangan, kaca mata, sepatu, topi yang harga terdengar sangat menyakitkan. Bayangkan saja, harga tasnya itu bisa buat makan orang sekampung? Ah, tega banget luh!

Sementara mereka asyik-asyik saja, tersenyum lenggak lenggok, menebarkan kesombongannya, di lain pihak ada masyarakat yang menangis terhimpit persoalan ekonomi. Tega ya? –massoes